Berita, Nasional

Wapres Gibran Ajak Warga Kalumpang Jaga Kerukunan dan Lawan Hoaks di Perayaan Satu Abad Injil

Repelita.id

02 November 2026 23:23 WIB

Wapres Gibran Ajak Warga Kalumpang Jaga Kerukunan dan Lawan Hoaks di Perayaan Satu Abad Injil
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming memberikan penghormatan tinggi kepada penduduk Kalumpang di Sulawesi Barat karena dinilai teguh dalam mempertahankan prinsip spiritualitas.

ADVERTISEMENT

Selain itu, mereka juga dinilai konsisten dalam merawat adat tradisi leluhur sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup dari generasi ke generasi.

Pujian tersebut diutarakan langsung oleh sang Wapres saat dirinya menghadiri agenda perayaan satu abad Injil Masuk Tanah Kalumpang (IMTK) 2026.

Kegiatan sakral ini dilangsungkan di kawasan Tamalea, Desa Bonehau, Kabupaten Mamuju, pada hari Senin, 2 November 2026.

Acara akbar yang diinisiasi oleh Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB) tersebut menjadi momentum bersejarah dalam memperingati genap 100 tahun mendaratnya ajaran Injil di bumi Kalumpang sejak tahun 1926 silam.

Kedatangan rombongan RI 2 ini pun langsung disambut dengan penuh suka cita oleh para pemuka agama, tokoh adat, serta segenap warga yang datang dari beragam penjuru daerah.

Keadaan di lokasi acara terasa semakin akrab dan menyatu tatkala Gibran mengawali pidatonya dengan menggunakan bahasa daerah khas masyarakat Kalumpang untuk menyapa hadirin.

“Banyak hal yang bisa berubah, tapi saya mengapresiasi bagaimana para pendeta, warga Kalumpang menjaga agar terang dari 100 tahun lalu tetap menyala di masa kini. Menjaga agar keteguhan dari 100 tahun lalu tetap mengakar kuat. Menjaga agar keyakinan dari 100 tahun lalu tetap lestari,” ujarnya pada Senin, 2 November 2026.

Wapres juga memuji konsep acara yang tidak sekadar berfokus pada perayaan spiritualitas semata, melainkan turut menonjolkan nilai luhur kebudayaan setempat serta komitmen terhadap kelestarian ekologi.

Menurut pandangannya, kolaborasi ketiga elemen vital itu merupakan cerminan dari amanah para nenek moyang terdahulu yang wajib dipelihara secara berkelanjutan.

“Karena di balik setiap tradisi dan adat istiadat, tersimpan cerita tentang kehidupan, keimanan, penjagaan alam dari para leluhur kita. Tanah Kalumpang ini menyimpan jejak peradaban dari para pendahulu, menjadi tugas kita bersama untuk merawat dan melestarikannya,” tuturnya pada Senin, 2 November 2026.

Oleh karena itu, Gibran menitipkan pesan mendalam mengenai urgensi dalam menjamin eksistensi adat lokal agar tidak punah dan mampu diwariskan dengan baik kepada anak cucu kelak.

Ia menggarisbawahi bahwa langkah konkret pemeliharaan kebudayaan harus dimulai dari rasa memiliki serta pemanfaatan identitas lokal tersebut dalam aktivitas sosial sehari-hari.

“Jangan sampai anak-anak muda mengenal kain Sekomandi hanya dari foto, tanpa pernah memiliki kebanggaan menggunakannya. Mengetahui bahasa Kalumpang hanya dari catatan, tanpa pernah menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Wapres pada Senin, 2 November 2026.

Tidak hanya itu, Gibran mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkokoh rajutan persaudaraan, ketenteraman, serta semangat toleransi beragama di tengah keberagaman yang ada di tanah air.

Dirinya menaruh harapan besar agar kedamaian yang sudah mengakar kuat di wilayah Kalumpang dapat terus dirawat melalui tindakan yang saling mengedepankan rasa hormat dan gotong royong.

“Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjauh. Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk saling curiga. Justru di tengah perbedaan itu kedewasaan kita diuji,” ungkapnya pada Senin, 2 November 2026.

Menutup wejangannya, figur nomor dua di Indonesia ini meminta dengan sangat kepada publik agar tidak gampang tersulut emosi oleh provokasi negatif ataupun mempercayai informasi palsu demi kedamaian bersama.

“Jangan biarkan satu kabar bohong atau satu ujaran kebencian meretakkan rumah persaudaraan yang telah dibangun oleh para leluhur kita,” pesannya pada Senin, 2 November 2026.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung