Repelita [Jakarta] - Pimpinan tertinggi wilayah metropolitan New York menegaskan niat kuatnya untuk menolak kehadiran perdana pemimpin zionis dalam agenda pertemuan tingkat tinggi internasional pada akhir tahun ini.
Sikap tegas tersebut disuarakan lewat pidato resmi yang diunggah melalui akun X miliknya pada hari Rabu, 22 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
Dalam rekaman video yang dibagikan, figur kepala daerah itu menyatakan dengan tegas bahwa tokoh kontroversial tersebut tidak layak menginjakkan kaki di wilayahnya.
Saya juga ingin menegaskan bahwa Benjamin Netanyahu tidak diterima di Kota New York, begitu pula siapa pun yang merupakan penjahat perang dan masih berkeliaran bebas.
Lebih lanjut, ia menyebut figur asing itu sebagai dalang utama pembantaian massal yang merenggut puluhan ribu nyawa masyarakat sipil di wilayah konflik Timur Tengah.
Deretan kejahatan kemanusiaan mulai dari penghancuran fasilitas medis, pembatasan pasokan logistik pangan, hingga gugurnya para pekerja kemanusiaan turut disorot tajam.
Bahkan bulan lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengkonfirmasi bahwa anak-anak Palestina terus menjadi sasaran dan dibunuh secara sengaja oleh pasukan bersenjata Israel, lebih dari delapan bulan setelah apa yang disebut sebagai gencatan senjata.
Kritik keras juga diarahkan kepada kebijakan luar negeri negara adidaya yang turut mendanai pasokan persenjataan militer penyerang.
Semua itu terjadi ketika kami, sebagai warga Amerika, membayar bom-bom yang digunakan untuk melakukan pembunuhan tersebut.
Dukungan penuh diberikan terhadap langkah lembaga peradilan internasional yang telah menerbitkan surat perintah penangkapan bagi sang tokoh militer.
Seperti yang telah saya katakan, saya sependapat dengan ICC bahwa Benjamin Netanyahu harus diadili atas kejahatan yang dituduhkan kepadanya, sebagaimana saya juga berpendapat demikian terhadap siapa pun yang didakwa oleh ICC.
Kendati demikian, otoritas lokal mengakui keterbatasan yurisdiksi hukum mandiri dalam mengeksekusi surat penangkapan tersebut secara langsung.
Jelas bahwa kami tidak memiliki kewenangan hukum yang independen untuk menegakkan surat perintah tersebut.
Namun, pemerintah federal memiliki kewenangan itu, dan saya menyerukan kepada mereka untuk bergabung dengan ICC dan melaksanakan surat perintah tersebut.
Komitmen moral untuk terus membela nilai kemanusiaan tetap dikedepankan meskipun kewenangan eksekusi berada di tangan pemerintah pusat.
Meskipun kami tidak dapat menghentikan genosida ini sendirian, kami dapat memutuskan apakah kebungkaman kami akan menjadi senjata lainnya.
Kita juga senantiasa mengkaji seluruh instrumen kebijakan daerah demi menjunjung tinggi martabat umat manusia.(*).
Editor: 91224 R-ID Elok
Benjamin Netanyahu is a war criminal. pic.twitter.com/YRezmW6YVx
— Mayor Zohran Kwame Mamdani (@NYCMayor) July 22, 2026