Repelita [Jakarta] - Unggahan di platform X tanggal 12 Agt 2026 kembali menyoroti kebijakan pemerintah di sektor pendidikan nasional.
Sejumlah warganet melontarkan kritik pedas terhadap rencana pembaruan materi serta fisik buku pelajaran untuk jenjang SD hingga SMA.
ADVERTISEMENT
Kritik tersebut dipicu oleh kabar mengenai evaluasi buku sekolah yang dinilai rentan rusak serta memiliki ukuran tulisan terlalu kecil.
Pengguna akun @ronavioleta
menyampaikan pandangannya mengenai prioritas utama yang seharusnya diselesaikan pemerintah.
"Woi Wok @prabowo
yg kudu dicek itu gaji guru dan fasilitas sekolah. Percuma lu perbaiki kualitas buku pelajaran kalau pengajarnya ga sejahtera, fasilitas sekolah ga memadai."
Unggahan tersebut merespons kabar perubahan buku yang menyasar ketahanan fisik serta keterbacaan huruf bagi para siswa.
Berbagai respons serta sudut pandang berbeda langsung bermunculan dari para pengguna media sosial lainnya.
Berikut merupakan deretan tanggapan langsung dari para warganet:
Melalui akun @adysf
dituliskan:
"Coba cek google, kayaknya target perbaikan sekolah thn 2026 sekitar 70rbn deh, fasilitas lainnya jg mulai diperbaiki bertahap"
Sementara itu akun @Ramadian40
menyampaikan:
"Mending rombak total kabinet sih..gak guna"
Adapun akun @DandyH99715
merespons singkat:
"Laen emank....."
Pengguna akun @diperesulit
mengutarakan keheranannya:
"Itu yang ngevaluasi apakah bapak2 umur 50 tahun? Jelas kekecilan
Yang SMA gimana? Dikasih font 200% kah?"
Selanjutnya akun @Bigbens1717
berkomentar:
"Proyek proyek lagi"
Tanggapan lain datang dari akun @mysticalism89
:
"Heiii coba cari yg podcast bareng mba Najwa shihab, disana si gembrot keceplosan blg klo dia pengen balikin lg aset2 pribadi dia sm sanak family dia yg 20 thn d bekukan negara krn byk melakukan byk pelanggaran. Maka nya dia ambis+obsesi jd presiden"
Sementara akun @tugasngajar3
mempertanyakan:
"Punya perusahaan kertas kan?"
Pengguna akun @gusdureen
turut memberikan pandangan:
"Sisa orba rombak buku kembali ke buku jaman orba..
"INI BUDI""
Kemudian akun @adit_barih
menuliskan reaksinya:
"Proyek maneh"
Akun @andjerry__
menyampaikan komentar menohok:
"Lansia pikun penyakitan kurang kerjaan"
Tanggapan lain juga ditulis oleh akun @itsdionwithn
:
"Huruf kecil lha yg baca kn bukan yg matanya kyk dia…"
Terakhir akun @tobaiss13
menutup dengan sindiran:
"Bisa aja nyari proyek an nya" (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Woi Wok @prabowo yg kudu dicek itu gaji guru dan fasilitas sekolah. Percuma lu perbaiki kualitas buku pelajaran kalau pengajarnya ga sejahtera, fasilitas sekolah ga memadai. https://t.co/mF6UvAHiDh
— Nana (@ronavioleta) August 12, 2026
📚 Buku pelajaran SD–SMA bakal dirombak.
— KONTAN NEWS (@KontanNews) August 10, 2026
Alasan utamanya:
⁰• Buku sekarang dinilai mudah rusak.
• Ukuran huruf terlalu kecil sehingga kurang nyaman dibaca.
Pemerintah juga akan membuat buku lebih awet, memperbesar ukuran tulisan, serta mendesain ulang buku tulis pic.twitter.com/4mY8mtsQzI