Berita, Timur Tengah

[VIRAL] Video Donald Trump Intip Buku Catatan Xi Jinping Terbukti Hoaks Folder Tersebut Berisi Lambang Kepresidenan Amerika Serikat

Repelita.id

22 May 2026 22:20 WIB

[VIRAL] Video Donald Trump Intip Buku Catatan Xi Jinping Terbukti Hoaks Folder Tersebut Berisi Lambang Kepresidenan Amerika Serikat
Foto: Istimewa

Repelita Beijing - Kehadiran pemimpin tertinggi Amerika Serikat di wilayah Tiongkok dalam rangka misi penyelarasan hubungan dagang bilateral dilaporkan diwarnai oleh maraknya penyebaran konten hoaks di linimasa media sosial global.

Sebuah tayangan klip pendek yang menangkap momentum makan malam formal dituduh secara keliru sebagai momen kejanggalan perilaku diplomatik di mana salah satu kepala negara disebut mengintip berkas rahasia milik rekannya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil penelusuran fakta mendalam yang dilakukan oleh tim pemeriksa jurnalisme internasional, terbukti bahwa dokumen lembaran kertas tersebut memiliki simbol resmi kepresidenan barat dan merupakan kepemilikan pribadi sang pemimpin.

Sebuah unggahan di platform digital pada pertengahan Mei menyebarkan narasi keliru yang menuding adanya pelanggaran etika kepemimpinan di hadapan publik internasional saat acara makan malam kenegaraan berlangsung.

“Selama jamuan makan malam resmi dengan Xi Jinping di Beijing, Donald Trump, kepala pemerintahan Amerika Serikat, menjadi sasaran kamera media dan pengguna media sosial ketika ia membuka buku catatan Presiden Tiongkok,” tulis keterangan video yang dibagikan di Instagram pada 15 Mei 2026.

Penyebar konten sesat tersebut mengklaim bahwa potongan gambar yang memperlihatkan durasi pengamatan singkat tersebut langsung memicu gelombang perdebatan serta ejekan massal di berbagai jaringan komunikasi virtual warganet.

“Gambar yang dipublikasikan menunjukkan Trump melihat catatan di depan Xi Jinping sejenak; sebuah peristiwa yang memicu banyak reaksi dan lelucon di jejaring sosial,” tambah keterangan unggahan.

Potongan visual dari rekaman dokumentasi itu sejatinya diambil di sela agenda kunjungan bilateral yang bertujuan memitigasi tensi sengketa ekonomi di antara kedua raksasa industri dunia tersebut.

Sebelum mencuatnya rumor berkas catatan ini, otoritas pemeriksa fakta juga sempat melumpuhkan peredaran gambar rekayasa teknologi kecerdasan buatan yang menarasikan pembuangan barang suvenir diplomatik oleh delegasi barat.

Isu mengenai tuduhan aksi pengintipan ini terpantau meluas secara cepat lintas platform digital hingga menyebar dalam format berbagai bahasa asing di benua Asia dan Amerika.

“Mau nyontek, ternyata isinya bahasa cina semua,” tulis salah satu warganet dalam postingan salah berbahasa Indonesia.

Sentimen negatif dari publik maya pun terus bermunculan akibat interpretasi keliru terhadap potongan visual yang diputar tanpa adanya konteks kronologis yang utuh tersebut.

“Orang gada etika begitu bisa jadi pemimpin negara besar kek amerika ya,” ujar pengguna Instagram lainnya.

Melalui validasi rekaman video resmi yang disiarkan oleh saluran penyiaran otoritas istana barat, terlihat jelas bahwa map tebal tersebut sudah diletakkan di atas meja santap sebelum para delegasi menempati kursi masing-masing.

Ketika pimpinan rumah tangga Tiongkok bangkit meninggalkan posisinya untuk membacakan pidato kehormatan di podium utama, barulah pimpinan barat tampak membuka folder pribadinya guna memeriksa kesiapan teks materi miliknya.

Setelah prosesi pembacaan pidato selesai dilakukan, kedua tokoh tersebut sempat berjabat tangan erat sebelum sang pemimpin barat berjalan menuju area mimbar dengan membawa serta dokumen berlambang resmi tersebut.

Berdasarkan bukti komparasi visual sekunder, folder dengan spesifikasi detail serupa tercatat sudah berulang kali digunakan oleh jajaran staf eksekutif barat dalam berbagai agenda pertemuan formal internasional sebelumnya.(*)Perbandingan tangkapan layar antara siaran langsung jamuan kenegaraan dari Phoenix TV pada 14 Mei (kiri) dan foto AFP yang diambil pada 25 Agustus 2025 (kanan), dengan elemen sama yang ditandai oleh AFPTangkapan layar dari siaran langsung jamuan kenegaraan AS-Tiongkok dari akun resmi Gedung Putih pada 14 Mei, dengan penanda kotak merah telah ditambahkan oleh AFP pada folder yang dilihat oleh TrumpTangkapan layar video di postingan salah yang diambil pada 22 Mei 2026, dengan tanda silang merah yang ditambahkan oleh AFP

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung