Berita, Nasional

[VIRAL] Turis China Dilecehkan Warga Lokal Saat Liburan di Bali, Pelaku Berkedok Jabat Tangan Ramah Akhirnya Dipanggil Perangkat Desa

Repelita.id

12 August 2026 01:00 WIB

[VIRAL] Turis China Dilecehkan Warga Lokal Saat Liburan di Bali, Pelaku Berkedok Jabat Tangan Ramah Akhirnya Dipanggil Perangkat Desa
Foto: Istimewa


Repelita [Jakarta] - Jagat maya dihebohkan oleh rekaman gambar bergerak yang memperlihatkan tindakan asusila terhadap pelancong asal Tiongkok saat berlibur di Pulau Dewata.

ADVERTISEMENT

Insiden tak senonoh tersebut terjadi di kawasan destinasi wisata populer Lovina yang masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Buleleng.

Unggahan rekaman tersebut pertama kali disebarluaskan lewat jejaring Instagram melalui akun pribadi aurosa_a pada tanggal 9 Agustus 2026.

Dalam tayangan video itu, tampak seorang penduduk setempat menghampiri pelancong asing yang sedang merekam aksi peragaan busana pribadi.

Pria lokal berkalung peluit tersebut mulanya menunjukkan gelagat bersahabat dengan mengulurkan tangan mengajak bersalaman sembari melontarkan ucapan selamat berwisata.

Akan tetapi, durasi genggaman tangan tersebut berlangsung tidak wajar hingga memicu kecurigaan dari pihak korban yang merekam kejadian.

Wisatawan asing bernama Aurosa tersebut baru menyadari maksud terselubung setelah kontak fisik itu selesai dilakukan oleh terduga pelaku.

"Kenapa kamu berjabat tangan selama itu? Aku nggak tahu sebenarnya kamu mau melakukan apa. Sampai akhirnya aku sadar, ternyata sudah terlambat," kata Aurosa.

Akibat perbuatan cabul tersebut, korban mengaku mengalami tekanan mental hingga meneteskan air mata setibanya di tempat penginapan.

Perangkat desa setempat langsung bergerak cepat melakukan penelusuran begitu mendapatkan kabar tidak sedap dari para nelayan sekitar.

Pelaku yang diidentifikasi bernama Wayan Sedana alias Nane akhirnya berhasil dipanggil guna dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya.

Peristiwa memalukan itu dilaporkan berlangsung pada akhir pekan lalu sebelum akhirnya pihak desa menggelar pertemuan klarifikasi.

"Kejadiannya Sabtu, kebetulan Minggu baru tahu. Dapat laporan dari nelayan, kemudian Senin kita panggil dan kita selesaikan," ujar Perbekel Desa Kalibukbuk I Ketut Suka, Selasa, 11 Agustus 2026.

Otoritas desa membenarkan bahwa pelaku merupakan penduduk setempat yang sehari-hari kerap terlihat lalu-lalang di sekitar lokasi wisata.

"Dia sebetulnya warga Kalibukbuk, tapi dulunya orang Kampung Anyar. Sering kelihatan mondar-mandir di jalan, kadang naik Scoopy merah," katanya.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan, insiden bermula tatkala pelaku mengikuti rombongan penonton atraksi lumba-lumba di pesisir pantai.

Langkah kaki pelaku kemudian berlanjut ke arah utara hingga akhirnya berpapasan dengan korban di dekat salah satu penginapan terkenal.

"Katanya pagi, menurut nelayan, sehabis lihat tamu dolphin dia jalan ke utara, sebelum Hotel Starlight ketemu tamu China," jelasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung