Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] TikToker Zimong Labrak Pelakor Suami di Dalam Mobil, Bongkar Perselingkuhan hingga Dugaan Penyakit Menular Seksual

Repelita.id

23 May 2026 18:06 WIB

[VIRAL] TikToker Zimong Labrak Pelakor Suami di Dalam Mobil, Bongkar Perselingkuhan hingga Dugaan Penyakit Menular Seksual
Foto: Istimewa

Repelita Cikampek - Ruang linimasa platform digital tengah digemparakan oleh penayangan bukti rekaman amatir dari seorang konten kreator TikTok bernama Zimong yang melayangkan konfrontasi terbuka terhadap figur wanita selingkuhan suaminya.

Melalui klip video yang diunggah, sang istri sah terlihat berupaya mengontrol emosi dengan gestur tenang walau pada akhirnya suasana berubah menjadi ketat ketika interogasi mendalam mulai menyasar sang wanita idaman lain.

ADVERTISEMENT

Langkah berani tersebut diambil lantaran Zimong didera rasa kecewa yang teramat mendalam akibat dua kemalangan beruntun yang merusak keharmonisan bahtera rumah tangganya.

Pemicu utama keretakan tersebut bersumber dari tindakan pengkhianatan cinta berupa perselingkuhan hingga berujung pada penularan infeksi penyakit menular seksual yang dideritanya.

Karena merasa harkat martabatnya diinjak-injak, wanita asal Cikampek Jawa Barat tersebut akhirnya mendatangi langsung titik kediaman dari sang pelakor demi menuntut sebuah kejelasan.

Melalui publikasi via kanal personal tiktok www.tiktok.com/@zimong97, dirinya membagikan detik-detik menegangkan saat menyergap sang wanita perebut suami orang di dalam sebuah kendaraan roda empat.

"Katanya enggak bakal marah," ujar suami Zimong berupaya menenangkan situasi yang mulai memanas di dalam kabin mobil.

"Emang enggak," kata Zimong menyahut dengan intonasi suara datar namun menyiratkan ketegasan yang mendalam.

Skenario penjebakan bermula ketika sang suami diminta memancing wanita selingkuhannya tersebut untuk berjalan mendekati unit mobil yang tengah berhenti di pinggir ruas jalan.

Ketika menyadari keberadaan sang istri sah yang sudah duduk menanti di barisan kursi penumpang, wanita idaman lain tersebut sempat menunjukkan gestur kepanikan dan berniat melarikan diri.

"Halo, sini, sini, masuk-masuk, masuk ke dalam," kata Zimong menyambut pelakor dengan nada menyindir sembari membuka celah pintu kendaraan.

"Iya, iya," ujar sang pelakor pasrah seraya melangkahkan kaki memasuki ruang dalam kabin mobil.

Setelah keduanya berada di dalam satu ruang tertutup, Zimong langsung mencecar sang suami beserta selingkuhannya dengan rentetan pertanyaan seputar jalinan asmara terlarang mereka.

Pada momentum krusial tersebut, sang pelakor akhirnya tidak bisa mengelak lagi dan mengakui secara terbuka bahwa dirinya memang menjalin ikatan kasih dengan pria beristri itu.

"Aku enggak bakalan ngamuk, aku enggak bakalan marah, asal kalian berdua jujur. Kamu tahu kan dia suami saya?" tanya Zimong membuka sesi interogasi.

"Tahu," kata sang wanita tanpa ragu mengakui status pernikahan pria yang dikencaninya.

"Terus kenapa dilanjut? kan pertama, udah ketahuan. Terus kenapa dilanjut? aku nanya," ujar Zimong meluapkan rasa herannya atas kedegilan sikap sang wanita.

"Udah sayang? jujur aja, enggak apa-apa, jujur aja, udah sayang?" tanyanya lagi mendesak kepastian perasaan emosional di antara keduanya.

"Iya," akui sang pelakor memberikan konfirmasi mengenai ikatan asmara yang tengah membakar hatinya.

"Kamu umur berapa sih?" tanya Zimong lagi menyelidiki latar belakang usia dari perempuan simpanan tersebut.

"23," pungkas pelakor memberikan jawaban singkat mengenai usianya yang masih tergolong muda.

Rasa penasaran yang bercampur dengan rasa sakit hati mendorong Zimong untuk menggali informasi lebih dalam mengenai frekuensi aktivitas hubungan biologis yang telah mereka lakukan.

Saat pertama kali mendengar pertanyaan sensitif tersebut, sang wanita sempat mencoba mengelabui dengan dalih belum pernah melakukan kontak fisik intim sama sekali.

Kebohongan awal tersebut sontak memicu luapan amarah dan emosi hebat dari Zimong yang merasa dikhianati secara sadis di belakang punggungnya.

Zimong bahkan tidak mampu membendung air matanya seraya menyinggung persoalan keturunan yang belum juga hadir di tengah pernikahan mereka.

"Kamu belain dia? 11 tahun loh kamu jeung neng, kurang apa? karena neng enggak bisa kasih anak? apa karena saya enggak bisa ngasih anak?" tanya Zimong seraya menangis ke suaminya meluapkan kepedihan batin.

Lebih lanjut, dirinya memaparkan fakta mengejutkan bahwa ia sebetulnya tidak berkeberatan jika sang suami menempuh jalur poligami yang sah secara hukum dan agama.

Namun, esensi yang sama sekali tidak bisa ditoleransi oleh dirinya adalah tindakan main serong di belakang ikatan pernikahan yang sah.

"Padahal neng udah bilang, kalau mau nikah, nikah, enggak apa-apa. Saya udah ngizinin suami saya nikah, asal jangan selingkuh, kenapa kalian selingkuh? kurang apa sih a?" imbuh Zimong mempertanyakan hati nurani sang suami.

Karena merasa ada yang tidak beres, Zimong kembali memberikan tekanan psikologis kepada sang pelakor agar mengutarakan intensitas hubungan badan mereka secara jujur.

Di bawah tekanan atmosfer yang tegang, benteng kebohongan wanita muda tersebut akhirnya runtuh dan ia pun mulai mengakui fakta yang sebenarnya.

"Berapa kali (hubungan badan)? Dia billing semalam juga udah kecintaan banget sama kamu. Berapa kali tidur sama suami saya?" tanya Zimong mengonfirmasi pengakuan suaminya.

"Lima kali teh sumpah," akui pelakor sembari mengutarakan sumpah demi meyakinkan istri sah.

"Di mana?" tanya Zimong mengejar detail lokasi perzinahan tersebut.

"Di hotel Mutiara," ujar pelakor membocorkan tempat persinggahan intim mereka.

"Di situ semua? dibayar enggak?" tanya Zimong menyelidiki aspek finansial dari hubungan gelap itu.

"Gratis? kok mau sih?" timpal zimong merasa heran dengan murahnya harga diri sang wanita.

Ketika batas kesabarannya sudah berada di titik nadir, Zimong memberikan pilihan krusial kepada sang pelakor mengenai kelanjutan hubungan gelap tersebut.

Dirinya kemudian membeberkan penderitaan fisik yang dialaminya akibat penyakit menular seksual yang ditularkan sang suami pasca mengencani wanita muda itu.

"Kamu bisa kasih dia anak?" tanya Zimong menguji kesiapan sang wanita idaman lain.

"Bisa," kata pelakor dengan penuh percaya diri menjawab tantangan tersebut.

"Mau dilanjut (hubungan dengan suami saya) kalau aku udah kasih (suami) ke kamu?" tanya Zimong menawarkan pelepasan hak atas suaminya.

"Kalau emang dikasih sama tetehnya, mau. Tapi kalau misalkan teteh masih lanjut, aku yang mundur," pungkas pelakor memberikan syarat egois.

"Kamu tahu enggak? dia (suami) habis tidur sama kamu, saya kena penyakit," kata Zimong membongkar petaka kesehatan yang kini menderanya.

Aksi pelabrakan berani yang diunggah oleh Zimong tersebut seketika menjadi magnet perhatian hingga disaksikan lebih dari sepuluh juta pasang mata pengguna TikTok.

Kolom komentar pada unggahan video tersebut langsung dibanjiri oleh ribuan respons dari para pengguna internet yang memantau jalannya konflik.

Sebagian besar warganet melemparkan dukungan moril serta doa-doa penguat bagi ketabahan hati Zimong dalam menghadapi ujian rumah tangga.

Kendati demikian, tidak sedikit pula netizen yang justru salah fokus dengan pemilihan busana luar yang dikenakan sang wanita selingkuhan saat disergap.

Pasalnya, wanita tersebut terlihat hanya mengenakan selembar kaos putih tipis dipadukan celana pendek tanpa menggunakan pelindung pakaian dalam.

Hal ini memicu spekulasi jenaka dari warganet yang menilai bahwa sang pelakor sama sekali tidak menduga akan menghadapi maut berupa labrakan dari istri sah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lanjutan mengenai akhir dari konflik rumah tangga yang menimpa sang konten kreator.

Namun, dalam sebuah dokumentasi foto terbaru, Zimong memperlihatkan kondisi dirinya yang terbaring lemah di atas ranjang perawatan rumah sakit dengan jarum infus menempel di tangan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung