Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Seruan Aksi Massa Guncang Senayan 20 Oktober Picu Beragam Tuntutan Politik dan Lingkungan

Repelita.id

19 October 2026 00:13 WIB

[VIRAL] Seruan Aksi Massa Guncang Senayan 20 Oktober Picu Beragam Tuntutan Politik dan Lingkungan
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Gelombang ketidakpuasan publik terhadap situasi sosial dan politik nasional memicu munculnya seruan aksi massa besar-besaran di ibu kota.

ADVERTISEMENT

Masyarakat diajak untuk meramaikan ruang publik guna menyuarakan kritik terhadap jalannya roda pemerintahan saat ini.

Seruan gerakan tersebut awalnya disebarluaskan oleh akun @bintangaja8102 melalui sebuah unggahan media sosial sekitar 3 jam yang lalu.

Dalam postingan itu, ia menuliskan kekecewaannya, "TERLALU LAMA KAMI DIAM,TERLALU DI SEPELEKAN SETIAP BERSUARA. SEDIKIT KRITIS KAMI DI BUNGKAM,KAMI TERSADAR KALAU KAMI RAKYAT SEDANG DI JAJAH SAMA PENGUASANYA. GABUNG DAN BERISIK GUNCANG SENAYAN PADA 20 OKTOBER 2026."

Unggahan ajakan aksi parlemen jalanan tersebut seketika memantik rangkaian tanggapan kontras serta aspirasi dari pengguna media sosial lainnya.

Sebagian netizen memanfaatkan momentum ini untuk menyelipkan tuntutan penanganan isu kedaruratan lingkungan hidupan di daerah rawan bencana.

Akun @asepwydyamulyadi sekitar 2 jam yang lalu ikut menyampaikan aspirasi mendalamnya di kolom komentar.

Ia menuliskan narasi lingkungan hidup, "SALAM TIGA JARI: PENGHORMATAN, PERSATUAN, HARAPAN. Di tengah hutan yang hangus dan langit yang kehilangan birunya, tiga jari ini bukan sekadar gestur. Ini adalah PENGHORMATAN bagi alam yang terluka, PERSATUAN untuk melawan Karhutla, dan HARAPAN agar generasi mendatang masih punya hutan untuk diwariskan. Jangan biarkan asap menjadi warisan, dan kebakaran menjadi tradisi tahunan. Hutan bukan abu. Masa depan bukan untuk dibakar. Saatnya #StopKarhutla!".

Selain desakan perbaikan ekologi, komentar netizen lain juga diwarnai tuntutan politik yang secara spesifik menyasar pucuk kepemimpinan kabinet.

Akun @asepcahyadimaulana212007 sekitar 2 jam yang lalu ikut menyuarakan desakannya dengan menuliskan, "Nepalkan pemerintahan si wowo....".

Kendati diwarnai ketegangan opini politik, desakan untuk menjaga ketertiban umum tetap disuarakan demi menghindari dampak merugikan selama unjuk rasa.

Akun @elvrmlrn_ sekitar 28 menit yang lalu memberikan pesan pengingat singkat tertulis, "Inget pemerintahaan nya aja jangan merusak fasilitas umum".(*)

Editor: 91224 R-ID Elok








View on Threads
View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung