Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Sebut 40 Ribu Siswa Keracunan, Tito Tri Kadafi Desak Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Forum Pemuda Dunia

Repelita.id

03 September 2026 19:05 WIB

[VIRAL] Sebut 40 Ribu Siswa Keracunan, Tito Tri Kadafi Desak Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Forum Pemuda Dunia
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Tokoh muda yang menyampaikan kritik serta desakan evaluasi terkait program Makan Bergizi Gratis di forum internasional tersebut bernama Tito Tri Kadafi, pemilik akun media sosial @tokads.

Ia merupakan salah satu pemimpin muda perwakilan Indonesia yang terpilih secara resmi untuk menghadiri agenda Kazan Global Youth Summit di Kazan, Rusia.

ADVERTISEMENT

Informasi penolakan dan tuntutan perbaikan kualitas pangan anak sekolah tersebut sebelumnya secara sah diunggah oleh akun @tokads pada tanggal 3 September 2026.

Dalam narasinya, Tito Tri Kadafi menyuarakan keresahan mengenai keamanan pangan program pemerintah pusat agar tidak mengorbankan kesehatan para pelajar di lapangan.

Ia secara tegas menyatakan bahwa publikasi keberhasilan sebuah program kerja di tingkat dunia tidak sepatutnya menutup mata terhadap evaluasi mendasar di dalam negeri.

Adapun pernyataan utuh dan asli yang dituliskan oleh Tito Tri Kadafi dalam unggahannya tersebut berbunyi, "Program yang sudah meracuni 40 ribu siswa yang nggak bersalah ga layak dijual sebagai pencapaian. Kalau Prabowo tanpa rasa bersalah menyampaikan di depan high level dunia kalau MBG adalah prestasi, izinkan saya sebagai orang muda menyampaikannya sebagai sesuatu yang harus dievaluasi bahkan ditunda penyelenggaraannya di forum pemuda dunia☺".

Melalui identitas narasumber yang valid dan jelas ini, diharapkan penyampaian informasi mengenai dinamika forum pemuda dunia di Rusia dapat diterima secara objektif oleh masyarakat.

Klarifikasi dan data yang transparan dari pembuat konten asli menjadi kunci utama dalam menjaga akurasi pemberitaan di ruang publik agar terhindar dari isu bohong atau hoaks.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok 

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung