Repelita Jakarta - Insiden keracunan makanan masal yang melibatkan menu hidangan program gizi pemerintah kembali menuai sorotan tajam. Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @alitt4mb3ng pada hari Jumat, 9 Oktober 2026.
Sebanyak 44 anak sekolah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan serius setelah menyantap sajian sate ayam yang terindikasi mengeluarkan aroma asam yang tidak wajar.
ADVERTISEMENT
Imbas dari kejadian tersebut, puluhan murid terpaksa dilarikan menuju unit gawat darurat rumah sakit terdekat demi memperoleh penanganan medis secara intensif.
Pihak penyelenggara serta dinas kesehatan setempat didesak untuk tidak sekadar berdalih mengenai proses pengujian sampel makanan di laboratorium.
Evaluasi menyeluruh terhadap alur distribusi pasokan bahan baku makanan kini diminta untuk segera dilaksanakan demi menjamin keselamatan para siswa.
Kabar mengenai kelalaian dalam penyediaan konsumsi anak sekolah ini seketika memicu kemarahan mendalam dari kalangan masyarakat luas di media sosial.
Netizen langsung membanjiri kolom interaksi media sosial untuk meluapkan kekecewaan atas rendahnya pengawasan mutu komoditas pangan program tersebut. Akun @alisrahmaputri turut membagikan sebuah laporan kejadian serupa yang sempat menggemparkan wilayah tempat tinggalnya.
Di kampung saya juga rame kmrn di gunung guruh sukabumi seratusan org kercunan pada mencret.
Kritik pedas mengenai buruknya kualitas pemilihan bahan baku masakan kemudian dilontarkan secara langsung oleh akun @bhimanich. Bahan makanan yg tdk fresh, malah dibikin sate.
Publik kini berharap ada sanksi tegas bagi pihak penyedia jasa boga agar tidak lagi menjadikan keselamatan jiwa anak sebagai objek percobaan program.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads