Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Ruang Digital Dinilai Gak Aman Usai Bot AI Diduga Gantikan Peran Buzzer untuk Kampanye Hitam

Repelita.id

19 October 2026 17:21 WIB

[VIRAL] Ruang Digital Dinilai Gak Aman Usai Bot AI Diduga Gantikan Peran Buzzer untuk Kampanye Hitam
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Keamanan ruang digital tanah air kembali diguncang oleh isu penyalahgunaan sistem teknologi pintar otomatis yang diklaim sengaja disebarkan guna mengintervensi opini publik di media sosial.

ADVERTISEMENT

Munculnya rekayasa penyebaran data tidak otentik berskala masif tersebut memicu kekhawatiran mendalam karena dinilai telah menggeser peran komentator bayaran konvensional di internet.

Peringatan darurat mengenai kerentanan ekosistem komunikasi publik di platform komunikasi digital tersebut disuarakan secara terbuka oleh akun @marisappratiwi.

"Warning all warga Threads! ternyata Threads udah gak aman… Lawan kita BUKAN buzzer lagi.. TAPI bot AI 😭 kacauuu beneer, siapa sih orang2 dibalikk iniiii yaaa Allaahh :(" tulis akun @marisappratiwi pada Senin.

Ia menegaskan pentingnya peningkatan daya kritis bagi segenap lapisan masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh sebaran berita bohong yang diproduksi secara mekanis.

"Tamparan keras utk kita semua agar selalu mengedepankan critical thinking dlm menerima & menyaring informasi, dari sumber mana pun." pinta akun @marisappratiwi.

Dirinya juga mengimbau warga net untuk saling menjaga kelompok rentan serta penganut politik pemula dari paparan kampanye hitam menjelang pesta demokrasi mendatang.

"Minta tolong dibantu ingetkan ke temen2 lain, calon pemilih 2029, dan khususnya orang tua yg gaptek yg sudah banyak jadi korban konten black campaign spt ini🙏🏻" jabar akun @marisappratiwi.

Unggahan keprihatinan tersebut seketika memancing beragam reaksi ulasan kritis serta desakan penindakan terhadap instansi pengawas siber kementerian.

Salah seorang pengguna internet melayangkan tuntutan klarifikasi secara terbuka kepada otoritas pengelola ekosistem digital nasional agar tidak bersikap pasif dalam menangani aduan.

"Coba @ditjenwasdigi gimana tanggapannya? 😀 jangan Thread masyarakat kritik Pemerintah kalian report ke platform." sentil akun @abneruby.

Tanggapan sinis bernada pesimistis justru dialamatkan warga net lainnya yang mencurigai operasional sistem robotik tersebut merupakan bagian dari program kerja terselubung.

"Bs jd program mereka. Mau ditanggapi gmn? Jelas2 fokus kementeriannya adalah untuk memoles tahi." sindir akun @asep_ngojay.

Kekecewaan mendalam juga diutarakan mengenai adanya dugaan pengalokasian dana pajak masyarakat yang disalahgunakan untuk mendanai akun-akun propaganda kecerdasan buatan.

"Sayang benar pajak kita bayar, dibuat buat bayar buzzer dan langganan Bot AI 🥲" sesal akun @abneruby kembali di kolom komentar.

Reaksi berwujud simbol tawa sarkasme ikut dilayangkan warganet dalam melihat fenomena kerancuan tata kelola informasi siber di tanah air yang kian semrawut.

"😹😹😹" tulis akun @fauzansdq_.

Sebagai penutup diskusi, sebuah akun pegiat data menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti temuan tersebut dengan melakukan pelacakan pola pergerakan akun otomatis itu.

"Ok Kakak, thanks atas sharenya, kita coba profiling juga keberadaan Agent AI yg disalahgunakan sbg buzzer." pungkas akun @danan.stories.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok








View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung