Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Roti MBG Berulat di Lombok Tengah, Warga yang Lapor Balik ke Polisi, Netizen: Hentikan Kesewenang-wenangan SPPG

Repelita.id

05 April 2026 23:01 WIB

[VIRAL] Roti MBG Berulat di Lombok Tengah, Warga yang Lapor Balik ke Polisi, Netizen: Hentikan Kesewenang-wenangan SPPG
Foto: Istimewa

Repelita Lombok Tengah - Persoalan video roti Program Makan Bergizi Gratis yang diduga berulat di Desa Ketara, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, berbuntut panjang setelah warga yang mengunggahnya dilaporkan ke polisi.

Permasalahan ini berawal dari keresahan Baiq Restu yang menemukan menu roti dalam paket MBG diduga terdapat ulat atau belatung, lalu dikirimkan kepada Jamiatul hingga akhirnya diunggah ke media sosial dan menjadi viral.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahan video berdurasi sekitar 22 detik tersebut, Jamiatul menyertakan kalimat bernada kritik, "di mana tanggung jawab kalian," sebagai bentuk kekhawatiran terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak.

Dampak dari viralnya video itu, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Ketara sempat ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional guna dilakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh.

Setelah video viral, Kepala SPPG Desa Ketara bernama Alman Putra melaporkan Baiq Restu dan saudaranya, Jamiatul Munawarah, dengan tuduhan kasus dugaan pencemaran nama baik.

Karena merasa dirugikan, Baiq kemudian melaporkan balik Alman Putra ke pihak berwajib atas tindakan pelaporan yang dianggapnya tidak berdasar.

Meskipun demikian, hasil penyelidikan dari aparat kepolisian tidak menemukan adanya unsur pidana, termasuk dugaan pencemaran nama baik sebagaimana dilaporkan oleh Alman.

Menanggapi permasalahan ini, salah satu netizen di media sosial X dengan akun @anneserlo memberikan ultimatum keras pada Minggu, 5 April 2026.

“HENTIKAN KESEWENANG-WENANGAN SPPG, RAKYAT BERSATU LAWAN MENU BUSUK!,” tulisnya dengan huruf kapital semua.

Akun tersebut bahkan bersuara lantang untuk seluruh masyarakat Indonesia agar tidak takut menghadapi situasi serupa jika terjadi lagi di masa mendatang.

“Masyarakat Indonesia, jangan takut lagi melawan kesewenang-wenangan oknum SPPG yang berani menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berulat dan busuk bagi anak-anak kita! Kasus di Lombok Tengah membuktikan bahwa laporan warga justru membuat mereka mundur dan kebenaran harus menang,” tambahnya.

“Mari kita bersuara lantang, dokumentasikan bukti, dan laporkan setiap pelanggaran tanpa gentar, karena hak anak atas makanan bergizi bukanlah milik segelintir orang untuk diselewengkan. Bersama kita awasi dan perbaiki program ini demi generasi sehat!,” terang akun tersebut mengakhiri seruannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung