Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Raih Penghargaan Bergengsi Polwan Berhijab Inggris Fiona Sheikh Omar Jadi Sasaran Gelombang Kampanye Islamofobia

Repelita.id

25 October 2026 14:01 WIB

[VIRAL] Raih Penghargaan Bergengsi Polwan Berhijab Inggris Fiona Sheikh Omar Jadi Sasaran Gelombang Kampanye Islamofobia
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Ruang digital di Inggris saat ini tengah dihebohkan oleh perdebatan sengit serta gelombang sentimen negatif yang diarahkan kepada seorang aparat penegak hukum Muslimah bernama Fiona Sheikh Omar.

ADVERTISEMENT

Tekanan publik tersebut mencuat tidak lama setelah dirinya dinobatkan sebagai peraih penghargaan Kontribusi Luar Biasa Perempuan dalam Kepolisian dalam agenda konferensi tahunan Federasi Kepolisian pada hari Rabu pekan lalu.

Munculnya gelombang ujaran rasis serta keraguan atas profesionalisme kerja tersebut memicu pimpinan tertinggi kepolisian setempat untuk turun tangan memberikan pembelaan.

Apresiasi berupa penghargaan itu sejatinya diberikan atas dedikasi serta kepemimpinannya dalam menginisiasi sebuah gerakan nasional yang dikenal dengan tajuk Hijab Project atau Proyek Hijab.

Gerakan tersebut berhasil merumuskan standardisasi seragam baru yang ramah bagi polisi Muslimah sekaligus mewujudkan iklim institusi kepolisian yang lebih inklusif serta beragam.

Akan tetapi sesaat pasca pengumuman prestasi tersebut dirilis ke publik, konstelasi di media sosial justru berubah menjadi arena perundungan yang masif dan terstruktur.

Kelompok pengkritik kedapatan memanfaatkan sebuah dokumentasi visual lama yang pernah diunggah oleh sang polisi wanita melalui akun LinkedIn pribadinya pada tahun 2024 silam.

Foto tersebut menampilkan pose dirinya yang tengah memegang unit senjata api bersama seorang rekan sejawat hingga dijadikan celah untuk meragukan kompetensi taktisnya.

Menempatkan jari pada pelatuk adalah kesalahan fatal. Ini jauh di bawah standar keselamatan. Saya berharap standar pelatihan bagi petugas bersenjata tidak diturunkan, tulis salah satu komentar netizen.

Sentimen negatif yang awalnya dibungkus sebagai kritik profesionalitas dengan cepat bergeser menjadi aksi perundungan berbau rasisme dan kampanye Islamofobia.

Merespons masifnya serangan tersebut, Komisaris Kepolisian Metropolitan London bernama Sir Mark Rowley langsung menyampaikan kecaman keras dalam program siaran radio PM di BBC Radio 4.

Federasi Kepolisian mengunggah berita yang sangat positif mengenai penghargaan tersebut. Namun, gelombang hinaan yang menjijikkan, rasis, anti-Islam, dan misoginis yang kemudian muncul sungguh mengerikan, ucap Rowley pada hari Ahad tanggal 25 Oktober 2026.

Pimpinan kepolisian itu menegaskan bahwa aparat perempuan dari kelompok minoritas etnis dan agama merupakan elemen yang paling rentan menjadi korban perundungan siber.

Berdasarkan pemaparannya, tantangan serupa juga dirasakan oleh anggota parlemen wanita yang pengawalannya turut melibatkan peran dari tim Fiona Sheikh Omar.

Dunia ini sungguh menyedihkan bagi mereka yang bekerja dalam pelayanan publik, tutur pria dengan jabatan komisaris tersebut saat mengekspresikan keprihatinannya.

Di sisi lain, tidak sedikit pula dari kalangan pengguna internet yang mengalirkan pesan dukungan serta solidaritas mendalam bagi sang polisi wanita.

Selamat kepada polisi perempuan berhijab pertama di timnya. Islamofobia adalah kanker di Inggris, dan hinaan yang ia terima merupakan sesuatu yang memalukan, ketik seorang warganet di kolom komentar.

Netizen lainnya juga kedapatan mengirimkan untaian kalimat penyemangat demi mengapresiasi ketangguhan perempuan Muslimah dalam menjalani profesi di bidang keamanan.

Bekerja sebagai polisi adalah pekerjaan yang berat, dan bisa menjadi lebih sulit ketika Anda seorang Muslimah. Teruslah berkarya, demikian bunyi tulisan dari pengguna media sosial lainnya.

Menghadapi situasi pelik tersebut, sang perwira polisi Muslimah justru tetap memperlihatkan pembawaan yang tenang serta penuh dengan kerendahan hati.

Melalui sebuah rekaman visual yang dipublikasikan oleh Federasi Kepolisian Metropolitan, dirinya menuturkan rasa syukur mendalam atas apresiasi bergengsi yang telah ia terima.

Dirinya pun menegaskan komitmen kerja untuk terus konsisten memperluas keterwakilan kaum perempuan serta memperkuat nilai inklusivitas di tubuh kepolisian Inggris.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung