Repelita [Jakarta] - Citra kehidupan anak pejabat yang selalu dikaitkan dengan kemewahan dan fasilitas istimewa terpatahkan oleh sosok Muhammad Rafdi Maradjabessy.
Putra dari Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, ini justru memilih meniti jalan hidup sederhana dengan bekerja sebagai kuli bangunan.
ADVERTISEMENT
Kisah perjuangan pemuda asal Maluku Utara ini kembali viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial setelah diunggah ulang oleh akun Instagram.
Sebelumnya, aksi Rafdi menjalani profesi buruh kasar pertama kali mencuat ke publik pada tahun 2019 silam.
Dalam foto yang beredar kala itu, ia terlihat tengah sibuk beraktivitas di sebuah lokasi proyek pembangunan fisik.
Rafdi tampak mengenakan baju abu-abu dengan celana yang terlihat sobek, sementara kakinya dipenuhi cipratan semen saat sedang mengorek pasir menggunakan sekop.
Ia melakukan pekerjaan fisik tersebut dengan tekun tanpa sedikit pun menonjolkan status sosial atau jabatan ayahnya.
Keteguhan sikap Rafdi tersebut ternyata berakar dari pola asuh sang ayah yang keras dalam menanamkan nilai kemandirian sejak dini.
Muhammad Sinen selalu menegaskan kepada anak-anaknya bahwa jabatan yang ia emban hanyalah bersifat sementara dan tidak bisa dijadikan sandaran hidup.
"Ayahku selalu bilang yang Walkot itu ayah dan itu sementara, jadi kalian harus jadi anak mandiri," ungkap Rafdi mengenai prinsip yang diajarkan orang tuanya.
Prinsip tersebut membuat Rafdi enggan memanfaatkan fasilitas atau mencari jalan pintas demi mendapatkan perlakuan istimewa di lingkungannya.
Ia membuktikan bahwa status keluarga tidak menjadi tolok ukur bagi seseorang dalam memilih jalan hidup serta upaya untuk mandiri secara ekonomi. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok