Berita, Nasional

[VIRAL] Purbaya Cari Dana ke China, Publik Soroti Ketergantungan Utang RI dan Arah Baru Diplomasi Ekonomi

Repelita.id

06 June 2026 17:53 WIB

[VIRAL] Purbaya Cari Dana ke China, Publik Soroti Ketergantungan Utang RI dan Arah Baru Diplomasi Ekonomi
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pemerintah Indonesia sedang mematangkan rencana penerbitan Panda Bond di Tiongkok sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pendanaan negara.

Langkah ini dilakukan untuk mencari alternatif pembiayaan di luar Dolar AS, Euro, maupun Yen, sekaligus mempertegas hubungan politik dengan Tiongkok.

ADVERTISEMENT

Terkait kebijakan tersebut, pengamat Erizeli Jely Bandaro menilai bahwa langkah pemerintah masuk ke pasar domestik Tiongkok didasari oleh likuiditas pasar yang besar serta tingkat bunga yang relatif lebih rendah.

Meskipun demikian, ia mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak dalam persepsi bahwa bunga rendah secara otomatis menjamin biaya utang yang murah bagi Indonesia.

"Ada perbedaan besar antara bunga pasar China dan biaya utang Indonesia di pasar China," ujar Erizeli Jely Bandaro dalam opininya.

Ia menekankan bahwa investor Tiongkok tetap akan memperhitungkan premi risiko yang melekat pada Republik Indonesia selaku penerbit surat utang tersebut.

Erizeli Jely Bandaro menyoroti peran lembaga keuangan Tiongkok yang bertindak sebagai penjamin emisi atau underwriter dalam transaksi tersebut.

Menurutnya, posisi underwriter sebagai penjaga gawang risiko tidak hanya menganalisis aspek keuangan, tetapi juga cenderung menitipkan kepentingan investasi strategis mereka di Indonesia.

"Ya suka tidak suka, financial resource terkait dengan hegemoni politik. China paham memainkan perannya sebagai magnit dunia," pungkas Erizeli Jely Bandaro.(*).

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung