Berita, Nasional

[VIRAL] Provokasi Turunkan Presiden Prabowo, Ketua FKDM Deliserdang Soelarno Terancam Dicopot Usai Sebarkan Pesan di Grup WhatsApp

Repelita.id

17 July 2026 07:09 WIB

[VIRAL] Provokasi Turunkan Presiden Prabowo, Ketua FKDM Deliserdang Soelarno Terancam Dicopot Usai Sebarkan Pesan di Grup WhatsApp
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Deliserdang, Soelarno, terancam dicopot dari jabatannya setelah diduga melontarkan ujaran kebencian di grup WhatsApp internal organisasi.

Pesan yang beredar tersebut berisi provokasi untuk menurunkan Presiden RI Prabowo Subianto, yang memicu kemarahan berbagai pihak, terutama kader Partai Gerindra.

ADVERTISEMENT

Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo, yang juga kader Partai Gerindra, menyatakan akan mendesak Bupati Asri Ludin Tambunan untuk segera memberikan sanksi pemberhentian.

“Ya saya suruh bupati copot,” ujar Lom Lom Suwondo, Rabu (15/7/2026).

Menanggapi kegaduhan ini, Kepala Kesbangpol Deliserdang, Kurnia Boloni Sinaga, mengaku telah meminta klarifikasi kepada Soelarno terkait unggahan tersebut.

Ia berdalih bahwa tindakan anggotanya itu tidak direncanakan, melainkan reaksi spontan akibat tekanan situasi di lapangan terkait kelangkaan bahan bakar minyak.

“Sudah kita jelaskan permasalahannya tidak ada indikasi by design hanya spontanitas akibat dampak kelangkaan BBM saja,” ucap Kurnia.

Namun, ia belum memberikan keterangan mengenai sanksi disiplin yang akan dijatuhkan kepada ketua FKDM tersebut atas perbuatannya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Deliserdang, Muhammad Ilham Pulungan, mengecam keras aksi provokasi tersebut dan mendesak bupati untuk bertindak tegas.

“Kami sangat menyesalkan adanya pesan dugaan provokasi. Hal ini tidak dapat dibenarkan terlebih yang bersangkutan merupakan tergabung FKDM. FKDM dilantik oleh Bupati Deliserdang dan mendapatkan insentif atau gaji yang anggarannya dari APBD,” kata Ilham.

Ilham menegaskan bahwa tindakan tersebut melampaui batas etika, mengingat kedudukan Prabowo sebagai Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra.

“Kami minta Bapak Bupati untuk tidak ragu. Copot saja oknum yang diduga melakukan provokasi itu,” tegas Ilham.

Soelarno sendiri telah mengakui bahwa pesan berbunyi "Satu Komando Turunkan Prabowo!!!" tersebut memang ditulis oleh dirinya.

Ia mengaku panik karena melihat kondisi masyarakat yang terdampak kelangkaan BBM dan mengklaim tindakannya adalah bentuk spontanitas sesaat.

” Saya sudah dipanggil bupati/wakil bupati. Hal ini hanya spontan itu karena panik monitor di lapangan kalau Prabowo saya dari beliau mencalonkan bersama megawaty,” ungkap Soelarno. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung