Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Presiden BEM FH Universitas Palangkaraya Terbang ke Jakarta demi Suarakan Isu Karhutla di Bundaran HI

Repelita.id

29 October 2026 17:21 WIB

[VIRAL] Presiden BEM FH Universitas Palangkaraya Terbang ke Jakarta demi Suarakan Isu Karhutla di Bundaran HI
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Gelombang unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia dilaporkan semakin meluas dengan kedatangan perwakilan mahasiswa dari luar pulau Jawa yang membawa isu krisis lingkungan daerah ke pusat pemerintahan.

ADVERTISEMENT

Kehadiran utusan pemuda lintas pulau tersebut mendapatkan apresiasi tinggi dari publik siber sebagai bentuk totalitas dalam mengawal aspirasi daerah.

Informasi mengenai keikutsertaan elemen mahasiswa luar daerah ini diunggah di platform komunikasi digital pada 28 Oktober 2026.

"Jakarta (Rabu 28.10.2026) @naomiiartika Presiden BEM FH Universitas Palangkaraya bersama kawan-kawannya rela jauh-jauh datang dari Kalimantan untuk ikut aksi di Bundaran HI demi menyuarakan aspirasi. Berikut tuntutannya: #AksiIndonesiaSadar #MahasiswaPalangkaraya #AlleyesonKarhutla #KarhutlaKalimantan #KarhutlaSumatra #KarhutlaPapua" tulis akun @rekamdoc.

Langkah berani tokoh mahasiswa asal Kalimantan tersebut langsung memanen dukungan moral serta pujian atas dedikasinya yang dinilai nyata bagi gerakan.

"Hebat Naomi Artika Simamora @naomiiartika presiden BEM universitas palangkaraya ✈️ Terbang ke jkt dari palangkaraya 👍🏽👍🏽👍🏽 bukti nyata perjuangan yg ga kaleng kaleng. Dukung teruss adik2 kita 💪🏽💪🏽💪🏽" puji akun @uyakusuma.

Kendati mendapat simpati, fokus tuntutan mengenai krisis lingkungan tersebut juga menerima saran evaluasi dari warganet agar substansi masalahnya menyentuh akar hukum.

"Harus nya tuntutan terkait karhutla itu bukan ditetapkan bencana nasional, tapi di tuntut pelaku pembakaran segera di ungkap dan diberi sanksi yang tegas dan segera mungkin dicarikan solusi pemadaman kebakaran itu" saran akun @luminous_fotografi.

Di sisi lain, kondisi keamanan peserta aksi pasca-demonstrasi menjadi sorotan darurat menyusul adanya laporan mengenai penahanan sejumlah demonstran oleh aparat.

Warganet menyerukan gerakan solidaritas digital secara masif demi menuntut pembebasan para mahasiswa dalam tenggat waktu aturan hukum sebelum statusnya meningkat.

"BANTU SUARAKAN!!! REPOST!!!!! TEMAN-TEMAN MAHASISWA MASIH DI TAHAN OLEH POLDA !! TEMAN-TEMAN MAHASISWA HANYA PUNYA WAKTU 1x24 JAM UNTUK BEBAS, LEBIH DARI ITU BISA JADI TAHANAN POLITIK BERBULAN-BULAN. "BEBASKAN TEMAN-TEMAN MAHASISWA!!!" seru akun @pouplyn.

Meskipun terdapat risiko penangkapan, antusiasme masyarakat siber untuk terus menyuarakan kritik terhadap kebijakan pusat dilaporkan tidak surut.

"Wih ada tho kmarin? Keren ikut bersuara langsung ke pusat. Mari kita terus berisik ✊🔥🔥" pungkas akun @evy_fithriyany.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung