Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Prabowo Tegas: “Kalau Rakyat Masih Miskin, Saya Lebih Baik Tidak Jadi Presiden!”

Repelita.id

23 October 2026 22:40 WIB

[VIRAL] Prabowo Tegas: “Kalau Rakyat Masih Miskin, Saya Lebih Baik Tidak Jadi Presiden!”
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Kalimat penegasan berskala nasional yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto di dalam sebuah forum resmi kepemerintahan mendadak memantik respons masif.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tajam sang Kepala Negara tersebut disampaikan saat dirinya memimpin pembukaan acara Rapat Koordinasi Nasional TPAKD di Jakarta pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2026.

Informasi penting berupa draf kutipan langsung dari sang presiden tersebut sebelumnya disebarluaskan oleh sebuah akun media sosial berbasis teks dan video.

Unggahan bermuatan narasi politik kenegaraan tersebut pertama kali dipublikasikan oleh nama akun @totalalpha.id melalui sebuah postingan terbarunya.

Dalam kutipannya, sang pemimpin tertinggi republik secara terbuka mengakui adanya rasa malu yang mendalam andai potret kemiskinan masyarakat masih jamak ditemukan.

Presiden Prabowo bahkan mengeluarkan maklumat yang teramat berani di mana dirinya lebih memilih menolak jabatan tinggi ketimbang gagal mewujudkan program kesejahteraan warga.

"Kalau rakyat masih miskin, saya lebih baik tidak jadi presiden!" ujar Prabowo saat membuka Rakornas TPAKD di Jakarta, 22 Oktober 2026.

Pernyataan berskala besar dari sang Kepala Negara tersebut seketika membanjiri lini masa serta memicu gelombang komentar kritis yang sangat beragam dari para netizen.

Pengguna internet terpantau meluncurkan beragam respons tertulis persis di bawah kolom komentar unggahan akun @totalalpha.id guna menyuarakan keresahan ekonomi mereka.

"Tambah dewan, tambah anggaran, tapi nasib rakyat tetap sama. Kalau memang malu rakyat miskin, fokus selesaikan masalah ekonomi dasar, bukan terus-menerus bentuk dewan baru" tulis akun @eazytentmembran di kolom komentar.

"Makanya, Pak, sesekali turun langsung ke pasar, blusukan ke desa-desa, dan kunjungi tempat-tempat bencana agar bisa melihat sendiri bagaimana kondisi rakyat yang sebenarnya. Jangan hanya mengandalkan laporan, karena apa yang dilaporkan tidak sepenuhnya menggambarkan kenyataan di masyarakat. Dengarkan suara dan kesulitan rakyat!" tulis akun @silvyaakira.

"Ya udah turun donk sekarang, udah jelas rakyat mu bukannya jadi makmur malah jadi keset kroni2Mu wo...jangan hanya NATO doank alias Not Action Talk Only. Buktikan omongan mu Nak Wowo sebelom Ibu Pertiwi mengutukmu jadi Batu Bata" tulis akun @thons354.

"Padahal negara asing sudah menggigatkan seperti Italy dan Rusia, bahwa rakyat Indonesia makin terpuruk kehidupannya, sampai Italy larang dia masuk ke negaranya. Memalukan. Ngak tau diri" tulis akun @jhan_piter_andreas.

"Semoga sadar dengan apa yang diucapkan dan g lupa dan jelas segera mundur" tulis akun @eko.sgt.

"Makanya turun pak" tulis akun @fatamorganaa.112 menambahkan kritik tajamnya di media sosial.

Rentetan tanggapan pedas dari ruang publik digital tersebut mencerminkan tingginya ekspektasi serta tuntutan riil masyarakat atas realisasi janji perbaikan ekonomi nasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









Repelita Jakarta - Kalimat penegasan berskala nasional yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto di dalam sebuah forum resmi kepemerintahan mendadak memantik respons masif. Pernyataan tajam sang Kepala Negara tersebut disampaikan saat dirinya memimpin pembukaan acara Rapat Koordinasi Nasional TPAKD di Jakarta pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2026. Informasi penting berupa draf kutipan langsung dari sang presiden tersebut sebelumnya disebarluaskan oleh sebuah akun media sosial berbasis teks dan video. Unggahan bermuatan narasi politik kenegaraan tersebut pertama kali dipublikasikan oleh nama akun @totalalpha.id melalui sebuah postingan terbarunya. Dalam kutipannya, sang pemimpin tertinggi republik secara terbuka mengakui adanya rasa malu yang mendalam andai potret kemiskinan masyarakat masih jamak ditemukan. Presiden Prabowo bahkan mengeluarkan maklumat yang teramat berani di mana dirinya lebih memilih menolak jabatan tinggi ketimbang gagal mewujudkan program kesejahteraan warga. "Kalau rakyat masih miskin, saya lebih baik tidak jadi presiden!" ujar Prabowo saat membuka Rakornas TPAKD di Jakarta, 22 Oktober 2026. Pernyataan berskala besar dari sang Kepala Negara tersebut seketika membanjiri lini masa serta memicu gelombang komentar kritis yang sangat beragam dari para netizen. Pengguna internet terpantau meluncurkan beragam respons tertulis persis di bawah kolom komentar unggahan akun @totalalpha.id guna menyuarakan keresahan ekonomi mereka. "Tambah dewan, tambah anggaran, tapi nasib rakyat tetap sama. Kalau memang malu rakyat miskin, fokus selesaikan masalah ekonomi dasar, bukan terus-menerus bentuk dewan baru" tulis akun @eazytentmembran di kolom komentar. "Makanya, Pak, sesekali turun langsung ke pasar, blusukan ke desa-desa, dan kunjungi tempat-tempat bencana agar bisa melihat sendiri bagaimana kondisi rakyat yang sebenarnya. Jangan hanya mengandalkan laporan, karena apa yang dilaporkan tidak sepenuhnya menggambarkan kenyataan di masyarakat. Dengarkan suara dan kesulitan rakyat!" tulis akun @silvyaakira. "Ya udah turun donk sekarang, udah jelas rakyat mu bukannya jadi makmur malah jadi keset kroni2Mu wo...jangan hanya NATO doank alias Not Action Talk Only. Buktikan omongan mu Nak Wowo sebelom Ibu Pertiwi mengutukmu jadi Batu Bata" tulis akun @thons354. "Padahal negara asing sudah menggigatkan seperti Italy dan Rusia, bahwa rakyat Indonesia makin terpuruk kehidupannya, sampai Italy larang dia masuk ke negaranya. Memalukan. Ngak tau diri" tulis akun @jhan_piter_andreas. "Semoga sadar dengan apa yang diucapkan dan g lupa dan jelas segera mundur" tulis akun @eko.sgt. "Makanya turun pak" tulis akun @fatamorganaa.112 menambahkan kritik tajamnya di media sosial. Rentetan tanggapan pedas dari ruang publik digital tersebut mencerminkan tingginya ekspektasi serta tuntutan riil masyarakat atas realisasi janji perbaikan ekonomi nasional.(*) Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung