Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Prabowo Sentil Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok, Pidato Presiden Dikecam Publik

Repelita.id

19 September 2026 11:37 WIB

[VIRAL] Prabowo Sentil Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok, Pidato Presiden Dikecam Publik
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan setelah menyampaikan pernyataan mengenai sejumlah pihak yang disebutnya sebagai pakar dalam pidato peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.

Dalam pidato tersebut, Prabowo lebih dahulu menyampaikan tekadnya untuk melihat Indonesia menjadi negara yang terhormat dengan masyarakat yang hidup sejahtera.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyinggung persoalan kelaparan, kekurangan gizi, stunting, serta pentingnya memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan memperoleh pendidikan dengan kondisi yang lebih baik.

Prabowo kemudian mengarahkan pernyataannya kepada sejumlah pihak yang menurutnya menggunakan status sebagai pakar untuk menyampaikan tudingan yang ia nilai sebagai fitnah.

“Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar. Saking pintarnya, saking pintarnya jadi goblok,” kata Prabowo dalam pidatonya pada Jumat, 18 September 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa kepakaran seharusnya disertai kejujuran intelektual dalam menyampaikan pandangan.

“Kalau Anda mempunyai kepintaran, kalau Anda punya kepakaran, seorang cendekiawan itu harus jujur. Itu namanya kejujuran intelektual,” tegas Prabowo.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah pengguna media sosial, termasuk akun Threads @joanramadani_ yang mengunggah komentarnya pada 19 September 2026.

“Lah kok ngamuk?? Anda sebagai Presiden gak berhak bicara seperti itu ke rakyat. Anda kalau mau menggebu2 di pidato silakan, tapi apa pantas keluar kata “terserah kata Pakar2 yang menganggap dirinya Pakar, Sangkin pintarnya jadi G*8L0K” ?

Pantas emang keluar kata2 itu di dari seorang yang katanya Pemimpin Negara??”

Komentar lain dari akun Threads @baygon_telen juga menanggapi gaya penyampaian Prabowo dalam pidato tersebut.

“Dia sebenernya presiden apa reog sih? Ngamok mulu mana goyang2 badanya.”

Akun Threads @munggarandnn turut menuliskan tanggapan singkat dengan mengutip pernyataan Prabowo mengenai kesiapannya membela negara.

“"Saya siap mati untuk negara ini!" Sok atuh lah”

Sementara itu, akun Threads @sellyarista menyampaikan kritik yang lebih panjang dengan menyinggung sejumlah persoalan yang menurutnya masih dihadapi masyarakat.

“Terhormat pala lu, noh Malaysia nge-roasting Indonesia gara-gara Karhutla. Rakyat sejahtera pala lu, noh yg di pengungsian pada meninggal. Wait, gak ada anak kelaparan? Belum nyampe sekolah udah bertaruh nyawa harus cosplay nyebrang sirotol mustaqim dulu tuh. Pidato gini mikir gak sih? Kalau ada pendukungnya yg bicara masalah ADAB, duh.. gws aja deh.”

Unggahan dan komentar tersebut memperlihatkan adanya respons beragam di media sosial setelah pernyataan Prabowo mengenai para pakar dalam pidatonya pada 18 September 2026.

Di sisi lain, dalam pidato yang sama Prabowo tetap menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan bagian dari tekad yang telah ia pegang sejak usia muda.

“Saya dari kecil, saya disumpah, saya siap waktu itu, 18 tahun, saya siap mati untuk negara ini,” kata Prabowo.

Prabowo juga menyatakan keinginannya agar tidak ada lagi anak Indonesia yang berangkat sekolah dalam keadaan lapar maupun mengalami kekurangan gizi yang berdampak pada pertumbuhan mereka.

Perdebatan mengenai pernyataan tersebut kemudian berkembang di media sosial, terutama terkait penggunaan istilah yang ditujukan kepada pihak-pihak yang disebut sebagai pakar dalam pidato seorang presiden.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung