Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Pernyataan MC Sebut Foto Prabowo Simbol Kebangsaan Disemprot Warganet Sebagai Pemujaan Penguasa

Repelita.id

18 August 2026 20:26 WIB

[VIRAL] Pernyataan MC Sebut Foto Prabowo Simbol Kebangsaan Disemprot Warganet Sebagai Pemujaan Penguasa
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pernyataan pembawa acara dalam sebuah perayaan resmi yang mengklaim foto figur pimpinan sebagai bentuk kebanggaan nasional memicu kontroversi serta perdebatan hangat di ruang publik. Kalimat tersebut menuai gelombang kritik mendasar terkait pemahaman atas identitas dan simbol kedaulatan negara.

Masyarakat menegaskan bahwa lambang kehormatan bangsa secara konstitusional adalah Garuda Pancasila dan bendera merah putih, bukan potret pimpinan individu. Pengagungan berlebihan terhadap figur pejabat dinilai mencederai nilai-nilai dasar demokrasi.

ADVERTISEMENT

Sejumlah warganet menyampaikan pandangan kritis mereka di media sosial terkait pengikisan batas antara simbol negara dan pimpinan.

Pada tanggal unggahan 18 Agustus 2026, akun faujiwinata27

mempertanyakan narasi pembawa acara tersebut dengan menulis, "Ada kalimat dari MC nya : "foto Prabowo merupakan simbol kehormatan dan kebanggaan bangsa". Pertanyaanya kenapa harus kehormatan dan kebanggaan bangsa harus direpresentasikan sebagai wajah seorang individu? Negara kita punya dua simbol negara. Garuda sama bendera merah putih. Presiden adalah pejabat negara, bukan simbol negara. Isu-isu sensitif kek gini harus menjadi attention besar sih. Karena ini jatuhnya merujuk pada pengagungan penguasa."

Pengguna jejaring sosial yang sama juga menambahkan penjelasannya mengenai kedudukan pimpinan dalam sistem pemerintahan yang sehat.

Melalui unggahan lanjutannya, akun faujiwinata27

menegaskan kembali fungsinya, "Karena dalam negara demokrasi itu pemimpin/Presidenya bukan untuk di puja, melainkan dikritik, diawasi dan dimintai pertanggung jawaban atas kebijakan2nya."

Pernyataan serupa juga dilontarkan oleh warganet lain yang mengingatkan pentingnya menjaga simbol asli kebangsaan.

Tanggapan senada disampaikan oleh akun aprabva

yang menyebutkan, "Udah lupa kalau simbol sebuah negara sampai kapanpun : bendera"

Sikap kritis publik di ruang digital ini mencerminkan keresahan masyarakat atas potensi kebiasaan pemujaan penguasa di tengah penyelenggaraan agenda kenegaraan. Kesadaran untuk mengawasi kekuasaan diharapkan terus terjaga demi kelangsungan nilai demokrasi yang sehat di tanah air.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung