Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Pelaku Pelecehan Seksual Wakil Ketua BEM UI Minta Maaf dengan Alasan Miskin, Warganet Kecam Dalih Tersebut

Repelita.id

20 June 2026 17:13 WIB

[VIRAL] Pelaku Pelecehan Seksual Wakil Ketua BEM UI Minta Maaf dengan Alasan Miskin, Warganet Kecam Dalih Tersebut
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) periode 2026, Fathimah Azzahra, menjadi sorotan publik usai menyampaikan kritik tajam terhadap program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), dalam sebuah diskusi di televisi nasional.

Aksi yang diprakarsai BEM UI di Bundaran HI pada Jumat, 12 Juni 2026, turut memicu reaksi keras di media sosial.

ADVERTISEMENT

Penampilan lugas Fathimah dalam forum tersebut menuai beragam komentar, termasuk serangan berupa pelecehan seksual dan fitnah keji dari sejumlah oknum pendukung pemerintah.

Salah satu pelaku yang melontarkan tuduhan tidak berdasar dengan menyebutkan tarif tertentu akhirnya muncul melalui sebuah video untuk meminta maaf.

Pria bernama Jalaludin tersebut berdalih bahwa tindakannya didorong oleh kondisi ekonomi yang sulit saat menyampaikan permohonan maaf kepada Fathimah.

"Nama saya Jalaludin, saya minta maaf ke wakil ketua BEM Fatimah Azzahra, mohon dimaafkan, saya minta maaf sebesar-besarnya, tangan saya terlalu nakal, semoga bisa dimaafkan, karena saya orang miskin tidak punya apa-apa…" ungkapnya.

Permintaan maaf tersebut memicu gelombang kritik dari para netizen yang menilai alasan kemiskinan tidak membenarkan tindakan pelecehan yang dilakukan.

Pengguna akun @namakokidun mengkritik keras alibi tersebut melalui platform X:

"semoga bisa memaafkan, karena saya orang miskin, gapunya apa apa"

bro ini mikir dengan menjadi orang miskin, apa apa bakal dimaklumi

miskin aja dah lo pak sampai ke akhirat.

Senada dengan itu, akun @gloryhappy04 menegaskan bahwa etika tidak bisa ditukar dengan kondisi ekonomi seseorang.

"Miskin selalu dijadikan alat pembelaan.

Minimal jangan miskin akhlak, mas" tulisnya.

Netizen lain, seperti @kucingkerangaja, menyoroti pentingnya memberikan efek jera agar tindakan pelecehan serupa tidak terus terulang di masa depan.

"orang2 yg suka melecehkan rata2 nih orangnya begini2, bukan maksud ngerendahin. tapi mmg kapasitas dia itu kalau bahas selangkangan ya bgtu deh.. maslahnya cuma minta maaf selesai. harusnya sih ada efek jera teraphy shock dikit biar kapok" cuitnya.

Publik berharap proses penegakan hukum dapat berjalan agar tidak ada lagi oknum yang merasa bebas melakukan serangan verbal terhadap pihak lain di dunia maya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung