Berita, Nasional

[VIRAL] Pelajar SMK Tolak MBG dan Minta Jatahnya untuk Kesejahteraan Guru, Tokoh Masyarakat Sebut Aksi Bersejarah

Repelita.id

04 April 2026 14:37 WIB

[VIRAL] Pelajar SMK Tolak MBG dan Minta Jatahnya untuk Kesejahteraan Guru, Tokoh Masyarakat Sebut Aksi Bersejarah
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kembali menjadi sorotan luas di publik setelah aksi heroiknya mengirimkan surat langsung kepada Presiden Prabowo Subianto yang kini viral di berbagai platform media sosial.

Dalam isi suratnya yang mengejutkan banyak pihak, pelajar tersebut secara tegas menyatakan penolakannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya sendiri dan mengajukan permohonan agar jatah tersebut dialihkan demi meningkatkan kesejahteraan para guru.

ADVERTISEMENT

Aksi berani yang dilakukan oleh pelajar bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi ini kemudian mendapat beragam pujian, salah satunya datang dari tokoh masyarakat bernama Iman Zanatul Haeri.

“Pelajar SMK mengirim surat kepada Presiden, ia menolak menerima MBG dan meminta jatah makan MBG miliknya diberikan untuk kesejahteraan guru,” tulis Iman Zanatul Haeri dalam unggahannya.

Ia juga menyoroti secara khusus kualitas pemikiran matang serta tingkat empati yang luar biasa tinggi yang ditunjukkan oleh seorang pelajar SMK tersebut.

Tak hanya sekedar memuji, Iman bahkan menyebut bahwa tindakan mulia yang dilakukan Rafif ini merupakan sebuah peristiwa yang bersifat bersejarah di dunia pendidikan Indonesia.

Aksi viral ini pun langsung memicu gelombang apresiasi yang deras dari masyarakat luas dari berbagai kalangan.

Banyak pihak menilai bahwa langkah berani Rafif mencerminkan tingkat kepedulian yang sangat tinggi terhadap peran dan jasa guru yang selama ini dirasa belum mendapatkan kesejahteraan yang layak.

Di sisi lain, peristiwa menginspirasi ini juga secara tidak langsung membuka kembali diskusi publik yang lebih luas mengenai prioritas kebijakan pendidikan nasional.

Perdebatan hangat pun muncul antara program pemenuhan gizi siswa di satu sisi dengan upaya peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di sisi lainnya yang dinilai masih timpang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung