Repelita [Jakarta] - Perbincangan hangat terkait dinamika perpolitikan nasional kembali meramaikan lini masa dunia maya usai seorang warganet melontarkan analisis kontroversial mengenai pembagian masa jabatan kepemimpinan negara.
Komentar kontroversial tersebut dibagikan oleh akun media sosial @gan_bluessss
ADVERTISEMENT
pada 16 jam yang lalu yang langsung memancing atensi serta perdebatan sengit di kolom balasan.
Analisis spekulatif yang diungkapkan pengunggah dalam unggahan tersebut dituangkan secara utuh lewat kalimat, Kalau mau di pahami sebetulnya bukan makar.tapi itu emang sesuai perjanjian, Prabowo tiga tahun , Gibran dua tahun sesuai perjanjian..karna di 2024 yang menang Anis bukan prabowo.tapi kemenangan Anis di kasi Prabowo,siapa bilang kerok nya ya jokowi.itu bukan makar tapi sesuai perjanjian antara Prabowo dan Jokowi...harus di pahami itu...👌.
Sontak saja lembar komentar unggahan tersebut diserbu oleh ragam tanggapan bernada kecaman, sindiran, hingga desakan penegakan hukum dari para pengguna internet lainnya.
Desakan keras agar aparat segera memproses pihak yang dianggap memicu kegaduhan disuarakan oleh akun @adrianchrystanto
melalui balasan tertulis, Panggil Budi Judol & tangkap segera..
Komentar bernada ketus yang mengaitkan polemik tersebut dengan istilah masa lalu dilontarkan oleh akun @ffaisalnasution
lewat tulisan singkat, Antek2 aidit.
Tanggapan sinis yang meragukan kewarasan opini di balik narasi liar tersebut disampaikan oleh akun @kukunpram
melalui kalimat, Makin sinting saja nih, berhalu-halu ria selalu... Kentiiiiir😂.
Kecurigaan adanya hasrat tersembunyi di balik wacana percepatan agenda politik turut diutarakan oleh akun @sofiancsr
lewat kutipan, Bos.. insting saya mengatakan. "Percepatan Pemilu, anak bisa naik, bos" hasrat berkuasa terlampiaskan dooong..(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads