Repelita Nganjuk - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meluapkan kemarahan saat melakukan sidak mendadak ke proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Balonggebang Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk.
Kedatangannya pada Sabtu 11 April 2026 sekitar pukul 11.30 WIB langsung disambut dengan teguran keras kepada seorang pegawai Direktorat Jenderal Prasarana Strategis bernama A Akhbar.
ADVERTISEMENT
Dody yang mengenakan sarung dengan tampilan nyentrik itu menunjuk wajah bawahannya sambil menyatakan ketidakpuasan atas respons tim di lapangan.
"Itu alasan bodoh. Nggak boleh kamu bicara seperti itu. Begitu pekerjaan ini kamu terima, itu tanggung jawabmu."
Kunjungan tersebut berlangsung sangat singkat kurang dari 15 menit karena Menteri Dody langsung membalikkan badan dan masuk ke mobil tanpa melanjutkan peninjauan lebih dalam.
Ia merasa frustrasi atas progres pembangunan yang hanya mencapai sekitar 15 persen sehingga jauh tertinggal dibandingkan daerah lain seperti Surabaya dan Sampang.
Pada kesempatan lain di Surabaya keesokan harinya Menteri Dody menjelaskan bahwa tim hanya memberikan alasan tanpa menyampaikan solusi konkret untuk mengejar ketertinggalan tersebut.
Proyek ini merupakan program prioritas pemerintah untuk mempercepat infrastruktur pendidikan dan mengatasi kemiskinan sehingga keterlambatan dianggap tidak boleh dibiarkan.
Kontrak pembangunan berakhir pada 23 Juli sehingga situasi ini dinilai seolah melawan arahan Presiden yang menekankan penyelesaian tepat waktu.
Dody juga memuji kemajuan di lokasi lain sambil menegaskan perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap kinerja tim dan penyedia jasa jika ditemukan ketidaktegasan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok