Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Makalah Nobel Perdamaian MBG Prabowo Viral Usai Warganet Temukan Sisa Prompt AI

Repelita.id

06 August 2026 00:08 WIB

[VIRAL] Makalah Nobel Perdamaian MBG Prabowo Viral Usai Warganet Temukan Sisa Prompt AI
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Jagat maya mendadak dihebohkan oleh temuan kekhilafan dalam naskah ilmiah pencalonan skema Makan Bergizi Gratis menuju anugerah Nobel Perdamaian 2026 yang mengikutsertakan nama Presiden Prabowo Subianto.

Sorotan publik tertuju pada jejak instruksi teknologi kecerdasan buatan yang tertinggal dan belum sempat dibersihkan di dalam berkas kajian tersebut.

ADVERTISEMENT

Awal mula riak kekagetannya mencuat saat kanal media sosial X https://x.com/Txtdariiugm membagikan tangkapan layar kekeliruan naskah tersebut pada tanggal 4 Agustus 2026.

"anjirrr paper nobel perdamaiannya Prabowo ada sisa prompt yg kelupaan dihapus HAHAHA pake AI donggg buat papernya," tulis akun https://x.com/Txtdariiugm.

Sontak saja unggahan yang mengungkap sisa teks pemrosesan AI itu menjadi pusat perhatian warganet hingga ditonton sampai jutaan kali.

Para pengguna internet beramai-ramai melontarkan kekhawatiran terkait dampak buruk pemanfaatan fitur pintar tersebut bagi marwah pendidikan tanah air.

"eh ini berdampak nggak sih ke kepercayaan asing thdp kualitas pendidikan di indonesia..." tulis akun https://x.com/kucimcim.

Kekhawatiran itu lantas disepakati oleh pemilik akun pengunggah mula-mula yang meyakini akan adanya dampak negatif pada kredibilitas akademis Indonesia.

"Pasti kak," balasan dari akun https://x.com/Txtdariiugm.

Sejumlah netizen turut memfokuskan perhatian pada format penyusunan data maupun tabel pada naskah setebal 69 lembar yang dianggap sangat mencirikan gaya AI.

"Tabelnya ai banget," tulis akun https://x.com/ani_sukawati.

Sebelumnya dokumen riset bertajuk “Nobel Peace Prize 2026 Free Meal Program by The National Nutrition Agency Building Smart Business for Food Security Industry and Indonesia’s Economic Growth” ini sempat menyita perhatian luas.

Naskah yang diunggah ke perpustakaan digital Social Science Research Network pada 31 Maret 2026 itu menempatkan Prabowo Subianto sebagai penyusun utama bersama deretan akademisi.

Lembaga Badan Komunikasi Pemerintah sendiri dilaporkan sedang menelusuri keabsahan dokumen serta mekanisme penyusunan yang memuat nama kepala negara tersebut.

Dalam isi beritanya makalah itu membedah peran Badan Gizi Nasional dalam menggerakkan skema MBG guna memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional.

Sejumlah nama ilmuwan tercatat mendampingi presiden di antaranya Prof. Dr. Dian Damayanti dari European Alliance for Innovation dan Universitas Borobudur Jakarta.

Daftar penulis juga diisi oleh Ashar Sunarso asal IPDN serta Dr. Norhidayah Azman dari Management and Science University Malaysia.

Turut tertera nama Iwan dari UNJ, Prof. Dr. Ir. Gimbal Doloksaribu dari Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, hingga Prof. Dr. Cicih Ratnasih dari Universitas Borobudur Jakarta.

Susunan itu digenapi oleh Mansuri serta Dr. Sugiyanto Saleh dari Universitas Borobudur Jakarta dan Prof. Dr. Ninuk Lustyantie asal UNJ.

Materi naskah menguraikan bahwasanya program MBG berfungsi ganda yaitu mengentaskan ketimpangan gizi anak sekaligus memacu ekosistem bisnis lokal.

Lewat pendekatan kualitatif jenis Action Design Research kajian ini berupaya menyambungkan konsep perdamaian positif dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia secara luas.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung