Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Langgar Protokol, Presiden Masuk Mobil Lebih Dulu Picu Sorotan Keamanan

Repelita.id

04 May 2026 20:28 WIB

[VIRAL] Langgar Protokol, Presiden Masuk Mobil Lebih Dulu Picu Sorotan Keamanan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Prosedur pengamanan kepala negara kembali menjadi sorotan publik setelah beredarnya rekaman yang memperlihatkan Presiden memasuki kendaraan dinas tidak sesuai urutan protokoler saat agenda kenegaraan di luar negeri.

Dalam standar operasi pengamanan Presiden Republik Indonesia maupun protokol internasional, pejabat tertinggi yang mendapat pengamanan wajib masuk ke kendaraan terlebih dahulu sebelum pengiring atau ajudan.

ADVERTISEMENT

Aturan tersebut bertujuan memastikan Presiden tidak berada dalam posisi menunggu di luar kendaraan tanpa perlindungan maksimal yang berpotensi menimbulkan risiko keamanan.

Secara protokoler, Presiden menempati kursi belakang kanan yang dikenal sebagai seat of honor, sementara ajudan atau Pasukan Pengamanan Presiden bertugas membuka pintu, memastikan keamanan, lalu menyusul masuk setelah Presiden berada di dalam mobil.

Urutan yang lazim diterapkan adalah ajudan membuka pintu belakang kanan, Presiden masuk dan duduk, pintu ditutup, kemudian ajudan masuk melalui pintu lain sebelum kendaraan bergerak.

Sebaliknya, saat kendaraan berhenti, ajudan turun lebih dahulu untuk mengamankan area dan membukakan pintu, baru kemudian Presiden keluar dari kendaraan.

Peristiwa yang terekam tersebut memicu beragam reaksi warganet di media sosial X, termasuk akun @AraituLaki yang menulis pada 3 Mei, “Kalo Udah Ngambek… Mo di depan Banyak orang mah Bodo Amat, Langsg aja DULUAN MASUK MOBIL‼️”.

Komentar lain juga bermunculan, salah satunya dari akun @drkmdrhy pada 3 Mei yang menyebut, “Itu paspam indianya aja sampe kebingungan wkwk”.

Sebagian warganet mencoba membela dengan alasan etika umum, sementara lainnya menilai kejadian tersebut mencoreng standar protokol keamanan di panggung internasional.

Perbincangan tersebut berkembang luas karena dinilai menyangkut wibawa negara dan penerapan disiplin protokoler yang selama ini dikenal ketat dalam pengamanan Presiden.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai insiden tersebut, sementara diskusi publik terus bergulir di media sosial mengenai pentingnya konsistensi dalam penerapan protokol kenegaraan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung