Repelita [Jakarta] - Kondisi kebakaran hutan dan lahan yang memicu kepungan kabut asap tebal di wilayah Kalimantan kini memicu desakan penanganan darurat dari warga setempat kepada Presiden Prabowo Subianto.
Keluhan mendalam mengenai krisis lingkungan dan ancaman keselamatan jiwa tersebut diutarakan melalui unggahan media sosial oleh akun @vier4x4 pada 29 Agustus 2026 pukul 3.37 PM.
ADVERTISEMENT
"Pak, kami di Kalimantan benar-benar membutuhkan pertolongan yang segera dan cepat. @prabowo" tulis akun @vier4x4.
Pengguna media sosial tersebut menekankan bahwa pekatnya paparan kabut asap akibat karhutla sudah berada pada taraf membahayakan kesehatan serta kelangsungan hidup masyarakat lokal.
"Kondisi karhutla dan kabut asap sudah berdampak langsung pada warga. ini udah soal keselamatan dan kesehatan masyarakat," lanjutnya.
Pemerintah pusat diharapkan tidak menunda tindakan pemadaman dan segera menerjunkan bantuan penanggulangan bencana secara nyata di lapangan.
"Tolong jangan menunggu sampai keadaan semakin parah. Kami butuh bantuan, penanganan, dan tindakan nyata sekarang, Pak," tegasnya.
Situasi krisis kesehatan akibat bencana tersebut kian diperjelas oleh akun @vier4x4 pada tanggal yang sama melalui rincian lonjakan angka penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut di Kalimantan Tengah.
" ISPA DI KALTENG TEMBUS 72.431 KASUS
Palangka Raya menjadi daerah dengan kasus ISPA tertinggi.
Asap karhutla + kualitas udara yang tidak sehat = ancaman kesehatan yang makin nyata.
Semoga penanganan karhutla bisa lebih serius, sebelum semakin banyak warga yang terdampak." tulisnya.
Unggahan mengenai bencana asap tersebut langsung memantik simpati warganet lainnya seperti akun @beautales_ pada 29 Agustus 2026.
"kaaaak turut sedih semoga hujan cepat turunn" tulis akun @beautales_.
Harapan akan datangnya guyuran hujan untuk meredakan kepungan asap tebal tersebut langsung diaminkan oleh pengunggah pertama.
"aamiin ya allah segerakanlah ya allah" balas akun @vier4x4.
Beratnya perjuangan memadamkan kobaran api di area lahan gambut turut diungkapkan oleh pengguna akun @BolangLupu78762 di kolom komentar.
"Udah ringsek badan rasanya ... padamkan sana sini biar gak nyebrang kepukiman/perum yg masih dekat lahan gambut ... udara udah gak nyaman bngt rasanya , tidur aja gak tenang ..." tulis akun @BolangLupu78762.
Berbagai tanggapan kritis dan tajam dari warganet ikut mewarnai unggahan tersebut, termasuk tudingan keras yang disampaikan oleh akun @r8384_r.
"Pemerintah emang sengaja tuh pengen ngebunbun semua masyarakat di Kalimantan krna tanahnya mau dikuasai buat dijadiin lahan cuan... Jahat parah sihh emang!" tulis akun @r8384_r.
Selain itu, dampak bencana karhutla juga dikaitkan dengan rencana penataan kawasan ibu kota baru oleh akun @boyzn3xtdoor.
"bencana karhutla tolong segera dibereskan. Kasian ASN dan pesohor pemerintahan, pindah ke IKN nya makin tertunda.#prayforIKN di pulau Kalimantan" tulis akun @boyzn3xtdoor.
Rentetan reaksi warga di ruang digital ini mencerminkan tingginya urgensi penanganan bencana kabut asap sebelum merenggut lebih banyak korban jiwa dan mengganggu stabilitas kawasan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Pak, kami di Kalimantan benar-benar membutuhkan pertolongan yang segera dan cepat. š @prabowo
— vi er (@vier4x4) August 29, 2026
Kondisi karhutla dan kabut asap sudah berdampak langsung pada warga. ini udah soal keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Tolong jangan menunggu sampai keadaan semakin parah. Kami⦠pic.twitter.com/JYpauOZ5Jx