Repelita Jakarta - Langkah investigasi mendalam terkait dugaan penyelewengan pajak pada instansi pelayanan fiskal regional yang menyeret korporasi tambang besar kembali menyita perhatian publik luas.
Informasi mengenai pengembangan kasus tersebut dibagikan secara terbuka melalui akun @spillberita99 pada tanggal 1 september 2026 yang mengupas tuntas serangkaian penggeledahan oleh lembaga antirasuah.
ADVERTISEMENT
"KPK terus mendalami dugaan korupsi pajak di KPP Madya Banjarmasin yang menyeret pihak terkait PT Adaro Energy Tbk. Pada 26–28 Agustus 2026, penyidik menggeledah 8 lokasi di Banjarmasin dan Banjarbaru. Penggeledahan dilakukan di sejumlah rumah dan kantor milik pihak swasta. Dari operasi itu, KPK mengamankan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara untuk dianalisis lebih lanjut. Sebelumnya, KPK juga memeriksa Jul Seventa Tarigan, mantan Kepala Divisi Pajak PT Adaro Energy Tbk."
Rangkaian tindakan hukum tersebut dijalankan guna menelusuri aliran dana serta mengumpulkan barang bukti pendukung demi memperkuat konstruksi perkara hukum yang tengah disidik.
Keterangan lanjutan mengenai fokus pemeriksaan terhadap para saksi kunci turut dijabarkan secara terperinci melalui unggahan berikutnya dari pemilik akun @spillberita99.
"Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendalami dugaan pemberian kepada pemeriksa pajak. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan penggeledahan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk membuat terang perkara secara utuh. #kpk #adaro #boythohir #korupsipajak #fyp"
Berbagai catatan penting dari penegak hukum ini menegaskan komitmen pengusutan tuntas kasus rasuah perpajakan tanpa pandang bulu demi terciptanya keadilan finansial negara.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads