Repelita Nganjuk - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh unggahan salah satu netizen terkait kondisi Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih pasca dilakukan peresmian oleh pemerintah.
Melalui sebuah unggahan video di platform digital, seorang pengguna dengan nama akun kpi201 (@kpi2017) membagikan rekaman visual yang menunjukkan kekosongan stok barang dagangan di dalam gerai tersebut hanya berselang waktu singkat setelah seremonial pembukaan dilakukan oleh Presiden.
ADVERTISEMENT
Akun media sosial tersebut mengunggah konten kritikan itu pada tanggal 20 Mei 2026 dengan menyertakan narasi bernada sarkasme mengenai keberadaan komoditas gas bersubsidi yang sebelumnya sempat dipajang dengan harga murah di lokasi kunjungan.
Dalam takarir unggahannya, akun tersebut secara blak-blakan menuliskan kalimat protes berbunyi "baru diresmikan kemaren padahal dah kosong lage barang2nya' gas 16rb ne kemana?? #prabowo #kopdes #kopdesmerahputih #beritaviral #fyp".
Kondisi ruang pamer gerai ekonomi tingkat desa itu tampak sangat kontras jika dibandingkan dengan kemeriahan momen peluncuran serentak ribuan unit koperasi pangan yang sebelumnya diklaim akan menjadi pilar penopang kebutuhan masyarakat.
Fenomena rak kosong serta hilangnya pasokan gas tabung seharga Rp16.000 dari pandangan publik pasca kunjungan kepala negara ini memicu polemik serta spekulasi negatif dari para pengguna internet di tanah air.
Hingga saat berita ini diturunkan, unggahan video yang menyoroti tentang lenyapnya komoditas murah di gerai kelurahan itu telah mengundang banyak respons berupa ribuan komentar dan penayangan ulang yang masif di dunia maya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
@kpi2017 baru diresmikan kemaren padahal dah kosong lage barang2nya' gas 16rb ne kemana?? #prabowo #kopdes #kopdesmerahputih #beritaviral #fyp ♬ original sound - kpi201