Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] JK Ungkap Megawati yang Minta Dirinya Dampingi Jokowi di Pilpres 2014: Baru Dua Tahun Jadi Gubernur, Belum Cukup Pengalaman, Nanti Rusak Negeri Ini

Repelita.id

19 April 2026 12:00 WIB

[VIRAL] JK Ungkap Megawati yang Minta Dirinya Dampingi Jokowi di Pilpres 2014: Baru Dua Tahun Jadi Gubernur, Belum Cukup Pengalaman, Nanti Rusak Negeri Ini
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Jusuf Kalla menceritakan pengalamannya ketika diminta mendampingi Joko Widodo di pemilihan presiden 2014, di mana tawaran tersebut datang langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Mulanya Jusuf Kalla mempertanyakan keputusan Megawati yang mengusung Jokowi sebagai calon presiden karena menurutnya Jokowi belum cukup berpengalaman untuk ditugaskan sebagai kepala negara.

ADVERTISEMENT

Baru dua tahun menjadi Gubernur Jakarta, kata Kalla saat konferensi pers di rumahnya di kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu, 18 April 2026.

JK sempat mengimbau kepada ketua umum partai banteng itu untuk mempertimbangkan ulang pencalonan mantan Wali Kota Solo tersebut.

Belum cukup pengalaman, nanti rusak negeri ini, ujar wakil presiden periode ke-10 dan ke-12 ini mengungkapkan kekhawatirannya saat itu.

Namun, kata dia, Megawati tetap memintanya mendampingi Jokowi yang dicalonkan oleh PDIP di pilpres 2014 karena putri Sukarno itu tetap mempercayai agar berduet dengan Jokowi.

Kenapa saya? Karena saya berpengalaman, katanya menirukan alasan Megawati memilih dirinya sebagai pendamping Jokowi.

Padahal, dia mengatakan saat itu ingin kembali ke Makassar setelah beberapa tahun mengabdi di pemerintahan dan tidak berniat maju lagi.

Bukan saya yang minta menjadi wakil presiden, Bu Megawati yang meminta, ujar Kalla meluruskan narasi yang beredar di masyarakat.

Adapun pasangan Jokowi-Jusuf Kalla saat itu bersaing dengan pasangan calon Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 2014.

Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla diusung oleh koalisi PDIP, NasDem, PKB, Hanura, dan PKPI, sementara pasangan Prabowo-Hatta diusung oleh Gerindra, PAN, PPP, PKS, Golkar, dan PBB.

Dalam palagan tersebut, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla unggul perolehan suara sebesar 53,15 persen dan resmi memimpin Indonesia untuk periode 2014-2019.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung