Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Gubernur Kalteng Dikritik Usai Dinas Serentak Ucapkan Ultah Istrinya di Tengah Darurat Karhutla

Repelita.id

24 August 2026 22:28 WIB

[VIRAL] Gubernur Kalteng Dikritik Usai Dinas Serentak Ucapkan Ultah Istrinya di Tengah Darurat Karhutla
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan publik tengah mengarah ke Provinsi Kalimantan Tengah setelah unggahan ucapan ulang tahun untuk istri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mendadak memicu kontroversi di media sosial.

Ucapan ulang tahun ke-27 yang jatuh pada 21 Agustus 2026 tersebut diunggah secara serentak oleh jajaran akun resmi dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng.

ADVERTISEMENT

Dinas yang menyiarkan ucapan tersebut antara lain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, hingga Dinas Pendidikan Kalteng.

Dalam unggahan masing-masing instansi, tercantum foto serta nama Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran, S.H., M.Kn yang menjabat sebagai Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah.

"Selamat Ulang Tahun Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran, S.H., M.Kn (Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah)," tulis beberapa akun tersebut.

Unggahan ucapan yang disertai doa kesehatan dan kebijaksanaan dalam mendampingi gubernur itu langsung menuai kritik tajam dari warganet karena dinilai tidak tepat momentum.

Masyarakat mempertanyakan sensitivitas publikasi instansi pemerintah di tengah kondisi darurat kebakaran hutan dan lahan yang tengah menyelimuti wilayah Kalimantan Tengah.

"Sekalimantan nggak bakar lilin, tapi hutannya yang kebakar," tulis salah satu netizen.

Sentimen ketidakpuasan terhadap aksi serentak jajaran dinas Pemprov Kalteng turut diungkapkan warganet lainnya.

"Tiup hutannya, tiup hutannya, tiup hutannya sekarang juga," tulis netizen yang lain.

Kritik tajam mengenai kepedulian pejabat daerah diutarakan secara langsung oleh seorang pengguna media sosial.

"Untuk segala dinas yang ada di Gubernuran dan Provinsi Kalteng tolong empatinya itu ada buat rakyat kalian yang ada di Kalimantan. Supaya apa? supaya rakyat tidak tambah marah melihat kalian nirempati kayak gini," ucap netizen.

Di sisi lain, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menggelar agenda Salat Istisqo dan doa bersama di Bundaran Talawang, Palangka Raya, pada 23 Agustus 2026.

Agustiar menyebut kemarau panjang telah memicu kekeringan serta mempertinggi ancaman karhutla bagi kesehatan dan perekonomian warga.

“Kemarau ini telah memicu terjadinya kekeringan serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan yang mengancam kesehatan, lingkungan, serta roda perekonomian masyarakat kita,” ujar Agustiar.

Ia mengklaim pihak pemerintah bersama TNI/Polri serta relawan telah memadamkan titik api melalui jalur darat, udara, hingga operasi modifikasi cuaca.

“Pemerintah telah menyiagakan personel, memadamkan titik-titik api melalui darat dan udara, serta melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” jelasnya.

Agustiar menekankan pentingnya melengkapi penanganan fisik dengan permohonan doa agar hujan segera turun di wilayah Kalteng.

“Sebagai makhluk yang lemah di dihadapan Sang Pencipta, segala ikhtiar fisik tersebut harus kita sempurnakan dengan ikhtiar batiniah, yaitu berserah diri dan memohon pertolongan Allah SWT,” ungkapnya.

Berdasarkan data BNPB per 19 Agustus 2026, terdeteksi 1.487 titik panas di Kalimantan dengan 767 titik di antaranya berada di Kalimantan Tengah.

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Kalimantan dan Sumatera tercatat telah berdampak pada kesehatan lebih dari 3,1 juta penduduk.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemprov Kalteng maupun Aisyah Thisia Agustiar Sabran terkait gelombang kritik netizen tersebut. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung