Repelita Jakarta - Sorotan tajam kembali mengarah pada kebijakan pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
ADVERTISEMENT
Perbincangan mengenai anggaran belanja pertahanan tersebut mencuat ke permukaan setelah pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyampaikan pandangan kritisnya melalui ruang publik digital.
Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @giginpraginanto pada platform media sosial X pada tanggal 8 November 2026 pukul 09.18 WIB.
Dalam unggahan tersebut, Gigin memaparkan data yang bersumber dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) terkait dominasi pemasok perlengkapan militer ke tanah air.
Ia menyoroti tingginya persentase impor persenjataan Indonesia yang berasal dari salah satu negara di kawasan Eropa Selatan serta rincian anggaran yang menyertainya.
"Menurut SIPRI, 40% persenjataan Indonesia diimpor dari Italia. Salah satu keuntungan terbesar Italia berasal dari renovasi kapal induknya yang sudah tua dengan biaya 7,5 triliun rupiah bagi pemerintah Indonesia sebelum diserahkan kepada Angkatan Laut Indonesia," tulis Gigin dalam cuitannya.
Pernyataan yang menyinggung nilai fantastis perbaikan kapal bekas sebelum resmi memperkuat jajaran Angkatan Laut Indonesia itu pun langsung memancing beragam reaksi dari pengguna media sosial.
Sejumlah warganet turut meramaikan kolom balasan dengan melontarkan komentar bernada sindiran terkait urgensi pengadaan kapal induk bagi pertahanan maritim nasional.
Salah satu tanggapan datang dari akun @sniperruben45 yang mempertanyakan fungsi strategis alutsista tersebut di tengah isu keamanan siber dan intelijen yang sedang menjadi perbincangan hangat.
"Buat apa Kapal induk?? Hahaha disadap aja setelah setahun baru nyadar," komentar akun @sniperruben45 menanggapi unggahan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, perdebatan di kalangan warganet mengenai efektivitas alokasi anggaran triliunan rupiah untuk modernisasi armada laut tersebut masih terus bergulir.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Menurut SIPRI 40% persenjataan Indonesia diimpor dari Italia. Salah satu keuntungan terbesar Italia berasal dari renovasi 7,5 triliun rupiah kapal induk uzurnya atas biaya pemerintah Indonesia sebelum diserahkan ke TNI AL. https://t.co/aIvlv4c5rV
— gigin praginanto (@giginpraginanto) November 8, 2026
Udah untung besar masak mau ngritik Prabowo. https://t.co/h13wcEIcTI
— gigin praginanto (@giginpraginanto) November 8, 2026