Repelita Jakarta - Gaya hidup mewah dan harga barang bermerek milik keluarga pejabat kembali menjadi sorotan tajam di ruang publik digital.
ADVERTISEMENT
Perbincangan mengenai selera fesyen berharga fantastis tersebut mencuat setelah pengguna media sosial menyampaikan sindiran menohok terkait penampilan dua menantu tokoh publik.
Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @arifbalikpapan1 pada platform media sosial X pada tanggal 8 November 2026 pukul 10.09 WIB.
Dalam cuitannya, pemilik akun bernama Arif Wicaksono menyentil kebiasaan pamer barang mewah yang dinilai kontras dengan daya beli masyarakat biasa.
"Menantu perempuan pertama pandai pamer, menantu perempuan kedua juga pandai memamerkan diri, masih ingin menangis dan berguling-guling? Silakan menangis, meskipun kamu harus berburu diskon dulu sebelum bisa membeli tas di Matahari," tulis Arif dalam unggahannya.
Sebelumnya, pada unggahan kutipan 12 jam sebelumnya, ia juga sempat membandingkan nilai jam tangan mewah pengantin wanita dengan harga sebuah hunian yang dicicil bertahun-tahun.
"Kalian para gadis begitu mudah terharu hingga menangis, meratap sejadi-jadinya. Jam tangan pengantin wanita saja bisa membeli rumah yang mungkin kalian bayar selama 15 tahun. ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Apakah kalian masih emosional? Jika ya, aku akan membelikan kalian pel untuk menyeka air mata kalian," tulis akun @arifbalikpapan1.
Cuitan yang menyinggung kesenjangan gaya hidup tersebut langsung memancing beragam reaksi dan komentar dari sejumlah warganet di kolom balasan.
Salah satu tanggapan datang dari akun @wisnudjati yang mengaku heran melihat harga tas bernilai ratusan juta rupiah namun tampilannya terlihat biasa saja saat dikenakan.
"Harganya mahal tapi dipakai juga nggak keliatan. Kalau nggak ada screenshot harga saya pikir seperti tas seminar biasa. Liat penampilan orang yg pake SPT bersahaja. 500 juta? SPT nya nggak mungkin. Tapi cuma heran kok ada yg beli. Bedanya apa sama yg 100 ribuan?" tulis akun @wisnudjati.
Menanggapi keheranan tersebut, Arif Wicaksono kembali membalas dengan menyindir kemudahan mendapatkan uang di balik transaksi barang mewah itu.
"Namanya juga duit "mudah banget" nyarinya ya begitu bro, enak juga buangnya," balas akun @arifbalikpapan1.
Komentar bernada sindiran turut dilontarkan oleh akun @iwanpiliang7 yang mengungkit kembali narasi kesederhanaan para pemimpin dunia pada masa lampau.
"He he he inget 2012 bersepeda obrolan ttg Ahmad Dinejad, Jose Mujica, Abdul Kalam, bapae akan spt itu katanya. Katanya katanya," komentar akun @iwanpiliang7.
Sementara itu, akun @GusDaAD memberikan reaksi berbeda dengan menganggap kritik terhadap gaya busana tersebut terkesan remeh dan meminta untuk memeriksa penampilan pihak lain.
"Receh amat ngejudgw iutfir. Coba cek outfit pasangan junjunganmu," tulis akun @GusDaAD.
Pertanyaan bernada kelakar juga disampaikan oleh akun @DAW15061997 yang mempertanyakan fungsi khusus dari sebuah tas berharga selangit.
"Gunanya tas mahal buat apa yah...
Apa tahan peluru kah.
Apa kek kantong Doraemon, bisa muat barang sekampung.
Atau buat apa..." tulis akun @DAW15061997.
Hingga berita ini diturunkan, perdebatan di kalangan warganet mengenai gaya hidup dan harga barang mewah milik figur publik tersebut masih terus bergulir di lini masa.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Mantu pertama hebat flexingnya, Mantu kedua pun juga hebat pamernya, Masih mau nangis sampe guling-guling? Nangislah biarpun kalian mau beli tas di matahari harus cari diskonan dulu https://t.co/DckBnImH0o
— Arif Wicaksono (@arifbalikpapan1) November 8, 2026