Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Feri Amsari Bantah Isu Mangkir Mengajar, Soroti Dugaan Operasi Intelijen dan Video Berbayar Rp2 Juta

Repelita.id

07 September 2026 14:33 WIB

[VIRAL] Feri Amsari Bantah Isu Mangkir Mengajar, Soroti Dugaan Operasi Intelijen dan Video Berbayar Rp2 Juta
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Feri Amsari memberikan klarifikasi setelah muncul unggahan yang mempertanyakan aktivitasnya sebagai aparatur sipil negara sekaligus dosen di Universitas Andalas.

Persoalan itu bermula dari unggahan akun @goli4th878 di Threads yang menyoroti frekuensi kehadiran Feri dalam kegiatan perkuliahan serta aktivitasnya di luar kampus.

ADVERTISEMENT

“Enaknya ya Fery Amsari jadi ASN di Universitas Andalas dalam satu semester cuma 4x ,masuk , gaji ASN lancar dan lebih suka keliling,.sibuk banget ya ? 😁 ASN lho ini”

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons langsung dari Feri Amsari melalui akun terverifikasi @feriamsari pada 7 September 2026.

Feri membantah anggapan bahwa dirinya hanya menjalankan kegiatan perkuliahan sebanyak empat kali dalam satu semester dan menjelaskan pola mengajar yang dilakukannya.

“Ini operasi intelijen y salah. 1. Mmg kuliah sy 4x setiap smester. Kan 12x...km ngajar 3 org (ada jg y 2 org)...trus salahnya dmna. 2. Sy sdh tau rncn video2an ini sejak agustus. Tiap video. Mungkin jg publish dibayar 2 jt. Ini bukti2nya. Bahkan lbh jauh pelaku2nya berencana utk merusak tanpa paham konsep perkuliahan”

Pernyataan tersebut menunjukkan Feri menilai informasi yang beredar tidak menggambarkan keseluruhan sistem perkuliahan yang dijalankannya sebagai dosen.

Ia juga menyebut telah mengetahui adanya rencana pembuatan dan penyebaran video mengenai dirinya sejak Agustus, serta mengklaim memiliki bukti terkait dugaan tersebut.

Perdebatan itu kemudian memunculkan dukungan dari sejumlah pengguna Threads yang menilai aktivitas dosen tidak semata-mata dapat diukur dari jumlah pertemuan tatap muka di kelas.

Akun @andhikarunia memberikan komentar yang menyebut adanya dugaan serangan terhadap Feri setelah perdebatan mengenai persoalan tersebut.

“Dah sama2 ngerti kita uda

@feriamsari

, ini kl gak kerjaan buzzer ya kerjaan antek2 aseng. Kl dah kalah argumentasi ya kayak gini”

Sementara akun @tmiirza15 memberikan komentar bernada mempertanyakan dugaan bayaran yang disebut dalam perdebatan tersebut.

“Dibayar barapa lu njing…???”

Dukungan lain disampaikan akun @zackiii_qqq yang menilai masyarakat perlu memahami dunia akademik sebelum mengambil kesimpulan mengenai aktivitas seorang dosen.

“Ini bukti perlunya kita cerdas sehingga tidak asal terima proyek yg penting cuan. Pahami dulu dunia perkuliahan baru terima proyek jd buzzer Pemerintah! Lanjutkan Bung Feri✊🔥”

Akun @hartasatu juga menilai persoalan tersebut telah bergeser dari perdebatan substansi menuju serangan terhadap pribadi.

“Tipikal strategi pengecut. Kalah argumen, mulai serang personal dengan menghalalkan berbagai cara.”

Komentar bernada lain datang dari akun @kangfaaz yang meminta identitas mahasiswa yang disebut dalam pembahasan tersebut untuk diungkap.

“Spill nama mahasiswanya Barangkali HRD seIndonesia Raya membutuhkannya untuk masuk daftar

Daftar hitam”

Sementara itu, akun @rizky_dev3 membagikan pengalaman mengenai aktivitas dosen yang menurutnya tidak hanya berkaitan dengan kegiatan mengajar di kelas.

“Professor saya yang kepala Lab juga ngajar 3 kali di 1 matkul, di semester depan. Ga ada yg ribut tuh. Tugas dosen bukan cuma ngajar, bisa riset, edukasi sosial, mengisi seminar2 dan conferences. Lanjutkan perjuangan uda! Btw ini berlaku untuk dosen saya di UGM jg UTokyo”

Akun @muhamadsidikwiguna kemudian menanggapi isu mengenai dugaan pembayaran yang disebut Feri dalam unggahannya.

“2 juta daripada nge michat, mending fitnah bangs”

Komentar lain datang dari akun @amri.parhan.jalil yang meminta Feri berhati-hati menghadapi pihak-pihak yang disebutnya sedang bergerak untuk membuat masalah.

“Hati2 Uda Feri, antek2 aseng bergerak untuk bikin celaka warga negara yg dianggap melawan Prab … Hati2, Insya Allah Uda Feri & keluarga selalu dalam lindungan Allah SWT.”

Rangkaian unggahan tersebut memperlihatkan perdebatan mengenai aktivitas Feri Amsari sebagai dosen berkembang menjadi persoalan yang lebih luas, mulai dari pola perkuliahan, kegiatan akademik di luar kelas, hingga tudingan mengenai pembuatan konten terhadap dirinya.

Feri sendiri menyatakan memiliki bukti terkait dugaan rencana penyebaran video tersebut, sementara berbagai pengguna Threads memberikan pandangan berbeda terhadap polemik yang berlangsung di media sosial.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung