Berita, Nasional

[VIRAL] Fenomena Tai Sano Muncul Usai Gempa NTT, BMKG Duga Sedimen Anoksik

Repelita.id

18 August 2026 14:39 WIB

[VIRAL] Fenomena Tai Sano Muncul Usai Gempa NTT, BMKG Duga Sedimen Anoksik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kemunculan material misterius yang kerap disapa Tai Sano di perairan Danau Sano Nggoang, Manggarai Barat, terus menyita perhatian publik usai guncangan gempa magnitudo 7,7 melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lapisan endapan pekat berwarna gelap yang mengeluarkan aroma tidak sedap di permukaan danau kawah tersebut disinyalir sebagai material sedimen anoksik.

ADVERTISEMENT

Pandangan ilmiah tersebut disampaikan oleh mantan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono Perwira Sakti.

Melalui unggahan di akun X miliknya @daryono_eq_talk pada Selasa, 18 Agustus 2026, ia memperkirakan endapan hitam pada danau purba itu terangkat akibat efek guncangan tektonik.

Ia menilai getaran hebat pascagempa Sabtu, 15 Agustus 2026 lalu memicu fenomena pelumpuran vulkanik di dasar danau.

"Dugaan saya: Guncangan gempa kuat memicu proses likuifaksi atau pembentukan sand/mud volcanoes di dasar danau. Sedimen anoksik (kaya bahan organik terdekomposisi) di bawah dasar danau yang tadinya terperangkap terdorong naik ke permukaan melalui retakan dan terdampar di pantai," tulis Daryono.

Dugaan tersebut selaras dengan ciri khas sedimen anoksik yang umumnya pekat serta menebarkan aroma belerang tajam.

Secara teknis, sedimen anoksik merupakan hamparan endapan dasar perairan yang kehabisan seluruh kandungan oksigen larutnya.

Keadaan ini terjadi lantaran mikroba mengonsumsi oksigen guna membusukkan material organik secara lebih cepat ketimbang pasokan udara segar.

Proses penguraian ini melepaskan gas hidrogen sulfida yang membentuk pigmen gelap serta aroma menyerupai telur busuk.

Akibat absennya kadar oksigen di dalam endapan, lingkungan dasar perairan ini menjadi tidak dapat dihuni oleh biota air. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung