Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] DPR Siapkan Badan Satu Data Indonesia, “This Is Nonsense” di Tengah Defisit APBN

Repelita.id

05 October 2026 12:03 WIB

[VIRAL] DPR Siapkan Badan Satu Data Indonesia, “This Is Nonsense” di Tengah Defisit APBN
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat berencana membentuk lembaga baru bernama Badan Satu Data Indonesia yang bertugas mengelola data di seluruh tanah air.

Rencana tersebut langsung memicu kritik tajam dari masyarakat karena dibentuk di tengah kondisi anggaran pendapatan dan belanja negara yang sedang mengalami defisit.

ADVERTISEMENT

Kritik tersebut salah satunya disampaikan oleh akun media sosial @arfzulfikar melalui sebuah unggahan yang dibuat pada tanggal 5 Oktober 2026.

Dalam unggahannya, akun tersebut mempertanyakan efisiensi dari pembentukan badan baru tersebut karena dinilai hanya akan menghabiskan anggaran negara.

Akun @arfzulfikar menuliskan kritik tertulis berupa "BREAKING: DPR akan bentuk badan baru bernama Badan Satu Data Indonesia (BSDI). Tujuannya untuk mengelola data satu Indonesia Kalian ngapain sih rame-rame bikin badan baru terus? Kemaren kan laporannya APBN defisit. This is nonsense!" di platform tersebut.

Unggahan itu juga membeberkan keluhan tambahan mengenai lonjakan biaya bagi pejabat dewan pertimbangan yang nilainya melambung tinggi.

Pemilik akun menuliskan pernyataan lanjutan yaitu "Uday tau belum gaji Watimpres sekarang itu 4x lipat?" melalui kolom komentar di hari yang sama.

Sejumlah warga net ikut memberikan respons serta komentar langsung terhadap kiriman yang membahas pembentukan lembaga baru tersebut.

Akun @alvintheoriza memberikan komentar tertulis berupa "Duit Lagi, Cuan Lagi Bang. Rakyat Kebagian Bayar Pajak Aja Bang." pada kiriman itu.

Komentar lain juga datang dari akun @hnyismee yang mempertanyakan fungsi pengelolaan data negara selama ini dengan menulis "jadi apakah selama ini belum 'mengelolah data satu Indonesia'?".

Pihak pengunggah kemudian membalas pertanyaan tersebut secara langsung di kolom interaksi dengan menuliskan "Mengelola lahan gambut udah Next mengelola data warga 🙂".

Akun @elanzanaren turut menyampaikan kritik atas kebijakan anggaran tersebut dengan menuliskan komentar singkat berupa "Suka bgt ngambur ngamburin duit".

Kekecewaan terhadap minimnya dampak positif dari pembentukan manajemen baru di pemerintahan juga diutarakan oleh akun @ovirangkuti.

Akun tersebut menuliskan respons tertulis yaitu "Kerjaannya bikin management baru terus tapi management-nya minim riil efek positif yang terasa" di kolom komentar.

Kritik tajam mengenai ketidaksesuaian penanganan defisit anggaran negara kembali ditegaskan oleh pemilik akun utama dalam diskusi tersebut.

Akun @arfzulfikar menuliskan tanggapan berupa "“APBN defisit nih bu” “Saatnya kita bikin badan baru” NYAMBUNG BGT!" untuk menyindir kebijakan tersebut.

Warga net lainnya memberikan sindiran jenaka mengenai solusi penanganan anggaran dengan menyarankan pembentukan badan khusus lainnya.

Akun @tukangbangunan.pontianak menuliskan komentar persis berupa "Gampang. Tinggal buat Badan Pencegahan Defisit 😄😄" untuk merespons kiriman.

Kritik mengenai pemanfaatan uang hasil penarikan pajak masyarakat yang dianggap sia-sia juga disampaikan oleh warga net lain.

Akun @wawan_101008 menyampaikan pendapat tertulis persis yaitu "Definisi menghabiskan duit pajak yg sesungguhnya drpd mubazir, anjayyyy😂" di kolom interaksi.

Unggahan mengenai rencana pembentukan Badan Satu Data Indonesia ini terus mendapatkan perhatian dan memicu perdebatan hangat di kalangan publik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung