Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Dokter Tifa Mengaku Tugasnya Telah Selesai dan Memilih Mundur dari Polemik Ijazah Jokowi

Repelita.id

06 August 2026 00:34 WIB

[VIRAL] Dokter Tifa Mengaku Tugasnya Telah Selesai dan Memilih Mundur dari Polemik Ijazah Jokowi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Perselisihan seputar tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo masih bergulir di ranah peradilan tetapi Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mendadak menyampaikan pengumuman mengejutkan.

Melalui tayangan video di kanal YouTube pribadinya pada Selasa (4/8/2026), Dokter Tifa menyatakan bahwa kewajibannya selaku peneliti maupun akademisi dalam mengkaji polemik dokumen tersebut telah genap diselesaikan.

ADVERTISEMENT

Video berdurasi lima menit 44 detik tersebut diberi tajuk "dr Tifa Pilih Hijrah, Tugas Soal Ijazah Sudah Tunai, Kini Kembali Ke Dunia Kesehatan".

Dokter Tifa membuka keterangannya dengan mengenang peluncuran karya tulis bertajuk Jokowi's White Paper yang digagasnya bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar.

"1 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 18 Agustus 2025. Kalau teman-teman semuanya ingat, saya bertiga ya waktu itu dengan Roy Suryo dan Rismon Sianipar melaunching buku yang sangat menghebohkan jagad Indonesia yaitu buku Jokowi's White Paper. Itu adalah buku karya ilmiah kami bertiga ya, terutama khususnya adalah saya yang berkaitan dengan problem persoalan polemik ijazah dari mantan Presiden Republik Indonesia ketujuh yaitu Bapak Joko Widodo ya," katanya.

Tifa kemudian menceritakan dinamika yang dialaminya selama setahun terakhir termasuk tindakan hukum yang dinilainya sebagai upaya kriminalisasi sebelum akhirnya memutuskan untuk menyudahi keterlibatannya.

"Dan 1 tahun berselang ya berbagai macam peristiwa terjadi termasuk kriminalisasi yang terjadi pada saya sejak tanggal 30 April 2025 dan 1 tahun ini saya berpikir bahwa untuk saya tuh enough ya cukup karena tugas saya sebagai ilmuwan, sebagai peneliti sudah saya tunaikan hal ihwal tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan ijazah tersebut terutama dari sisi domain pengetahuan maupun kompetensi yang saya miliki," ujarnya.

Ia membeberkan bahwa penelitiannya selama ini berpusat pada penelaahan artefak digital berwujud foto ijazah yang marak beredar di jejaring sosial.

"Ya, dalam hal ini adalah saya menjawab satu artefak penting dalam benda digital yang tersebar di media sosial yang kemudian dikatakan itu sebagai foto dari ijazah Pak Joko Widodo sudah saya lakukan penelitian ya, terutama adalah pada sisi foto yang ada pada benda digital tersebut ya," ungkapnya.

"Kemudian dengan ilmu yang saya miliki yaitu ilmu anatomi, morfologi, dan kemudian saya kayak saya korelasikan dengan ilmu behavior yang juga saya pelajari hasilnya adalah kajian neuropolitika dengan menggunakan ilmu facial action coding system yang kemudian saya bukukan dalam eh bagian dari buku Jokowi’s White Paper," ucap Dokter Tifa.

Pada bagian penutup ia menegaskan sikap bulatnya untuk meninggalkan perdebatan kasus ijazah tersebut agar bisa kembali menekuni dunia medis.

"Saya harus memberikan keputusan kepada diri sendiri bahwa sekali lagi terkait dengan persoalan ijazah ya bagian saya sudah saya tunaikan, jadi sudah cukup untuk saya," imbuhnya.

Pernyataan ini mencuat sewaktu proses hukumnya tetap berjalan di mana Tifa mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait penghentian penuntutan.

Jadwal sidang pertama gugatan tersebut direncanakan bergulir pada Rabu, 12 Agustus 2026 sehingga agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 6 Agustus ditunda.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung