Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Bocor Anggaran Rp4,19 Triliun untuk Alat Makan MBG di 15 SPPG Yogyakarta, Hanya untuk Dua Bulan Kontrak

Repelita.id

17 April 2026 18:15 WIB

[VIRAL] Bocor Anggaran Rp4,19 Triliun untuk Alat Makan MBG di 15 SPPG Yogyakarta, Hanya untuk Dua Bulan Kontrak
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi perbincangan hangat setelah data anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bocor ke publik dan mengungkap nominal fantastis untuk pengadaan alat makan.

Dari data yang bocor tersebut, diketahui bahwa anggaran yang dihabiskan untuk pengadaan alat makan mencapai angka Rp4,19 triliun, sebuah jumlah yang langsung menyita perhatian masyarakat.

ADVERTISEMENT

Yang menjadi sorotan utama adalah nominal sebesar itu ternyata hanya dialokasikan untuk 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Yogyakarta saja.

Informasi tersebut diketahui dari unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram @bantenraya pada 12 April 2026 yang menampilkan tangkapan layar data anggaran dengan nilai mencapai Rp4.196.589.147.000.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa proyek pengadaan alat makan ini hanya berjalan selama dua bulan karena termasuk dalam kategori usaha kecil.

"Sorotan makin panas karena paket tersebut disebut masuk kategori usaha kecil dan berjalan hanya dalam dua bulan kontrak," tulis akun @bantenraya dalam keterangan unggahannya.

Tak pelak, bocoran anggaran ini menjadi sorotan tajam dan menuai berbagai komentar kecaman dari warganet di media sosial.

"Hello @official.kpk masih bangun kan?," ujar akun @meran07 yang mempertanyakan peran Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengawasi anggaran BGN.

"Jalan rusak se-provinsi udah beres pakai duit segitu," jelas akun @_Sardihidayat yang membandingkan besaran anggaran dengan kebutuhan infrastruktur.

"Kenapa tidak ada yang demonstrasi padahal udah terang-terangan," tandas akun @ramos_tio terkait dengan data anggaran BGN yang dinilainya sangat mencolok.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung