Repelita Jakarta - Diskusi publik mengenai efektivitas serta alokasi anggaran penegakan hukum di tanah air kembali menuai sorotan tajam di platform media sosial Threads pada 2 September 2026.
Perbincangan hangat tersebut bermula dari sebuah konten video perdebatan panas yang diunggah oleh akun @mahasiswamelawan.co
ADVERTISEMENT
beberapa jam lalu.
Dalam postingan yang dibagikan pada hari tersebut, pengunggah menyoroti eskalasi argumen antara narasumber bernama Ahmad dengan Sekretaris Jenderal organisasi kemasyarakatan GRIB.
Isi keterangan dalam unggahan tersebut dimuat secara utuh tanpa ada pengubahan redaksional sedikit pun sebagai berikut: DEBAT PANAS! ANGARAN POLISI TRILIUNAN, KOK ORMAS YANG TURUN?! Ahmad vs Sekjen GRIB memanas! Soal keamanan publik, Ahmad mempertanyakan: kalau polisi punya anggaran triliunan, kenapa justru ormas yang ikut turun ke lapangan? Pertanyaannya: sebenarnya siapa yang bertanggung jawab menjaga keamanan?
Topik mengenai keterlibatan kelompok ormas dalam ranah pengamanan publik itu langsung memancing beragam reaksi keras serta kecaman dari para warganet di kolom komentar.
Pengguna akun @taqien_amertaproperti
melontarkan kritik pedas terhadap kapasitas intelektual serta dugaan adanya perlindungan aparat terhadap kelompok premanisme tertentu.
Cuitan balasan dari warganet tersebut dituangkan secara persis tanpa perubahan teks sedikit pun sebagai berikut: Sekjen grib jaya otaknya kosong, kagak ngerti uu sok ngelawan pake argumen, yg ada argumen otot doank yg nongol... dah tahu salah ngeyel dan POLRI beking ye lagi, preman di pelihara, rakyatnya sendiri di siksa.
Perbincangan semakin meluas ketika akun @liehay_jun
turut memberikan ulasan perbandingan penanganan hukum terhadap ormas yang pernah terjadi di masa lalu.
Tanggapan kritis tersebut ditulis secara utuh tanpa mengubah susunan kalimat aslinya sebagai berikut: Ya dulu FPI ga punya beking kan...., lha GRIB skr yg beking RI1..., harusnya FPI kmrn turun lapangan galau GRIB, kalo nggak ada korban Pejompongan, kelar kok cerita demo kmrn..... Ini gara2 ada yg bunuh.... Tapi ga ditangkap itu pembunuh yg ngeroyok-nya...., lha kan kasihan keluarga korban.... Seolah2 lansia kmrn itu membahayakan banget sampe harus dibunuh.
Berbagai respons dan pandangan kritis dari warganet ini mencerminkan tingginya desakan publik agar aparat penegak hukum bertindak transparan serta adil tanpa pandang bulu. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads