Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Aneh Ya? Publik Sindir Kualitas Berita TV dan Lebih Percaya Media Sosial Dibanding Media Formal

Repelita.id

30 October 2026 00:34 WIB

[VIRAL]  Aneh Ya? Publik Sindir Kualitas Berita TV dan Lebih Percaya Media Sosial Dibanding Media Formal
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Arus perdebatan publik menyangkut netralitas serta independensi jajaran lembaga penyiaran televisi nasional dalam menyiarkan dinamika aksi unjuk rasa mahasiswa kini kian memicu sorotan tajam.

ADVERTISEMENT

Sebagian kalangan masyarakat menilai bahwa sebagian besar stasiun televisi komersial swasta kedapatan enggan menayangkan secara berkala esensi dari rentetan gelombang protes sipil tersebut.

Ulasan miring mengenai ketimpangan distribusi rilis informasi publik ini disebarluaskan secara masif melalui unggahan pada platform media sosial Threads oleh akun @bebek.muter.

Berdasarkan keluhan dari jajaran warganet yang dirilis pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2026 kebebasan algoritma digital dipandang jauh lebih responsif dalam memaparkan realitas objektif di lapangan.

Kondisi tersebut dinilai memaksa sebagian besar lapisan warga negara untuk mencari alternatif kanal pelaporan mandiri guna mengetahui rentetan persoalan krusial di negerinya sendiri.

JANGAN SAMPAI ALGORITMA LEBIH BERANI MENAMPILKAN FAKTA DARIPADA MEREKA YANG PUNYA KUASA, ketik desakan tertulis dari akun @bebek.muter seraya membakar semangat.

Merespons fenomena tersebut, opini publik di media sosial terpantau ikut mempertanyakan motif di balik keseragaman jajaran media penyiaran utama dalam mereduksi tayangan berita demonstrasi.

Kenapa tv nasional kompak gak siarkan berita demo ya?? TV kenapa jadi gak netral dan ikut berpolitik ya?? tutur pertanyaan kritis dari akun @insantanoto.

Di sisi lain, peredaran dokumentasi visual mengenai pergerakan civitas akademika tersebut dilaporkan telah merangsek menuju jajaran grup aplikasi percakapan instan lintas generasi.

Namun hambatan sirkulasi pesan berkala sempat terjadi lantaran sebagian kelompok orang tua mengira rilis rekaman tersebut merupakan kompilasi peristiwa usang dari masa lalu.

Masuk dah tuuh ke kalangan boomer, tapi dikiranya ini berita kemaren2 yg dikirim ulang terus menerus, jelas ulasan realitas sosial dari akun @mommyarshaan (*)

Editor: 91224 R-ID Elok













View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung