Berita, Internasional

[VIRAL] Aksi Solidaritas Palestina di Gerbang Queen's University Belfast, Irlandia Utara

Repelita.id

21 October 2026 15:15 WIB

[VIRAL] Aksi Solidaritas Palestina di Gerbang Queen's University Belfast, Irlandia Utara
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Aksi solidaritas kemanusiaan untuk mendukung warga Palestina kembali digelar oleh sekelompok aktivis di lingkungan akademis luar negeri.

ADVERTISEMENT

Informasi mengenai pergerakan solidaritas tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @yopienoorrais pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Berdasarkan kabar yang disebarkan, para demonstran berkumpul di depan pintu gerbang utama Queen's University Belfast.

"Sekelompok kecil pengunjuk rasa membentangkan bendera Palestina besar serta spanduk "Dari Irlandia ke Palestina" dan "Pendudukan adalah Kejahatan" di depan gerbang Queen's University Belfast." tulis akun @yopienoorrais menggambarkan jalannya aksi.

Kawasan universitas tersebut dilaporkan telah menjadi pusat konsentrasi gerakan pembelaan terhadap isu kemanusiaan ini dalam beberapa waktu terakhir.

Bahkan belum lama ini, gerakan tersebut sempat memicu interupsi pada kegiatan bursa kerja kampus sebagai wujud penolakan terhadap korporasi penyokong militer.

"Queen's University Belfast telah berulang kali menjadi lokasi aksi ini, termasuk insiden baru-baru ini di mana kelompok Anti-Imperialist Society mengganggu jalannya bursa kerja (career fair) sebagai bentuk protes terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai terlibat dalam dukungan militer untuk Israel." sambung akun @yopienoorrais menjelaskan riwayat protes di lokasi.

Unggahan mengenai demonstrasi tersebut langsung memicu perdebatan sengit serta opini yang bertolak belakang di kalangan pengguna media sosial.

Salah seorang warganet melontarkan komentar keras bernada sentimen negatif yang mendesak tindakan pengusiran terhadap kelompok aktivis sayap kiri.

"Do you know why Poland people are happy and free??

Because they expelled the Islamic fascists.

Deport the Islamic fascists and extreme leftists to achieve freedom and peace.

Palestine = Terrorist = islam = Fascist" tulis akun @siavash.mrb menyuarakan kecamannya di kolom komentar.

Di sisi lain, respons berbeda ditunjukkan oleh warganet yang justru memahami korelasi historis atas sikap simpati yang ditunjukkan masyarakat setempat.

"Irlandia ga akan pernah lupa sama sejarah mrk. siapa yang bantu mereka waktu British ga ngasih mrk bantuan" tulis akun @saaxsbcp2 memberikan pandangan sejarah yang bertolak belakang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung