Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Aipda Vicky Mundur dari Polri, Polda Sulut: Video Itu Hanya sebagai Kenang-kenangan

Repelita.id

05 April 2026 22:28 WIB

[VIRAL] Aipda Vicky Mundur dari Polri, Polda Sulut: Video Itu Hanya sebagai Kenang-kenangan
Foto: Istimewa

Repelita Manado - Nama Aipda Vicky Katiandagho viral di media sosial setelah beredar kabar bahwa anggota Polri tersebut mundur dari Korps Bhayangkara karena kecewa atas mutasi yang diterimanya.

Polda Sulawesi Utara kemudian angkat bicara dan meluruskan bahwa video viral tersebut sebenarnya hanya dibuat sebagai kenang-kenangan menjelang masa pensiun dini Aipda Vicky per 1 April 2026.

ADVERTISEMENT

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan, mengungkapkan bahwa hasil klarifikasi pada Kamis, 2 April 2026, membuktikan video asli hanya berisi ucapan terima kasih kepada institusi Polri.

"Hasil klarifikasi menunjukkan subjek tidak terlibat dalam upaya penyebaran hoaks atau mendiskreditkan institusi. Loyalitas yang bersangkutan terhadap Polri tetap terjaga, dan narasi kekecewaan yang viral tersebut terbukti tidak benar," ujar Alamsyah pada Minggu, 4 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa video tersebut merupakan konten pribadi Aipda Vicky sebagai bentuk ucapan terima kasih dan kenang-kenangan masa dinasnya.

"Dalam komunikasi yang dilakukan pada Kamis, 2 April 2026, VAK membenarkan bahwa video tersebut memang dibuat secara pribadi sebagai kenang-kenangan masa dinas menjelang masa pensiunnya per 1 April 2026," ucapnya.

"Namun, video asli tersebut hanya berisi ucapan terima kasih kepada institusi Polri," sambung dia.

Polda Sulut menyebut video asli tersebut kemudian diedit dan ditambahkan narasi provokatif oleh pihak tak bertanggung jawab.

Dalam video aslinya, Aipda Vicky justru menyatakan rasa bangganya terhadap institusi Polri dengan semboyan "Sekali Bhayangkara, tetap Bhayangkara."

Aipda Vicky disebut tidak pernah memberikan izin kepada pihak mana pun untuk menambahkan pesan provokatif dalam video tersebut.

Atas hal itu, Polda Sulut menilai Aipda Vicky justru menjadi korban pihak ketiga yang menyalahgunakan konten pribadinya.

“Hasil klarifikasi menunjukkan subjek tidak terlibat. Loyalitasnya tetap terjaga dan narasi kekecewaan itu tidak benar,” katanya.

Polda Sulut juga memastikan video tersebut tidak berkaitan dengan mutasi Aipda Vicky ke Polres Kepulauan Talaud yang merupakan rotasi rutin organisasi.

“Mutasi tersebut merupakan hal yang lumrah dalam organisasi Polri. Ini bagian dari Tour of Duty dan Tour of Area demi penyegaran organisasi," ucap dia.

Aipda Vicky telah mengajukan pengunduran diri sejak 2025 murni atas keinginan pribadi, bukan karena tekanan atau sanksi.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh konten yang sudah diedit. Pengunduran diri yang bersangkutan adalah murni atas kesadaran dan kemauan sendiri," imbuhnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung