Repelita Jakarta - Insiden dugaan keracunan makanan massal dilaporkan menimpa ratusan pelajar di wilayah Cirebon setelah mengonsumsi menu program kedinasan.
ADVERTISEMENT
Informasi mengenai peristiwa gangguan kesehatan tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @satriyo.arkatama pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Berdasarkan kabar yang disebarkan, peristiwa tersebut bertepatan dengan momentum evaluasi dua tahun masa kepemimpinan nasional berjalan.
"Boro2 prestasi, inilah "DAY 1" setelah 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran
100 siswa KERACUNAN MBG di Cirebon
Kalian tau ga keracunannya karena makan apa? Bukan menu yang berat, bukan daging yang aneh2, tapi TELUR PUYUH! bayangin makanan sekecil telur puyuh macam apa yang bisa meracuni 100 siswa.
Kebayang gak nganterin anak ke sekolah untuk diracun pake telur puyuh? ðŸ˜" tulis akun @satriyo.arkatama memaparkan kronologi awal.
Kejadian yang menimpa para pelajar sekolah dasar ini pun langsung memancing sorotan tajam dari kalangan pengguna media sosial.
Seorang warganet membandingkan ketahanan fisik jajanan zaman dahulu yang dinilai jauh lebih aman ketimbang menu bantuan saat ini.
"dulu SD makan jajan sembarangan gak pernah keracunan sebegininya" tulis akun @gebiharun dalam kolom komentar unggahan.
Pernyataan dari pengikut tersebut langsung diamini oleh sang pemilik akun yang ikut mengingat riwayat masa kecilnya di sekolah.
"Sama dulu apa aja dimakan, ceker soto telor gulung segala macem masuk mulut" balas akun @satriyo.arkatama menimpali interaksi warganet.
Keheranan publik kian bertambah lantaran komoditas lauk pauk sederhana yang diberikan justru memicu dampak medis yang cukup serius.
"Telur puyuh di tukang asongan pun ga bikin keracunan" keluh akun @maminanass menyayangkan kualitas pengadaan makanan program.
Rentetan insiden ini pada akhirnya memicu kecemasan mendalam dari para orang tua mengenai kelanjutan program pemenuhan gizi tersebut.
"Gimana cara nya menghentikan mbg? Apa bener2 100% gabisa di stop ini program ? Resah bgt" tulis akun @nurmayulia97 menyampaikan kekhawatiran publik.
Kepanikan di sekitar lokasi kejadian juga sempat digambarkan oleh warga yang melihat langsung proses evakuasi para korban di jalanan.
"tadi sepedahan pagi2 masih ada ambulance yang lewat loh iring2an sekitar 3 mobilðŸ˜" ungkap akun @kingkongkidss menutup kesaksian di media sosial.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads