Repelita [Jakarta] - Gagasan kritis Anies Rasyid Baswedan mengenai karut-marut kepastian hukum di Indonesia yang dipublikasikan media nasional pada 10 Agustus 2026 langsung menyedot perhatian publik secara luas.
Tulisan bertajuk penegakan hukum tersebut menyoroti berbagai kejanggalan proses peradilan serta ketimpangan penanganan kasus di tanah air.
ADVERTISEMENT
Respon riuh warganet membanjiri ruang diskusi digital dengan pandangan yang beragam atas pemikiran mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Nostalgia terhadap kepemimpinan era terdahulu disampaikan oleh pemilik akun @Haki61855Lukman.
"Enak jamannya presiden H.M.SOEHARTO," tulisnya.
Apresiasi tinggi atas konsistensi pandangan hukum dilayangkan oleh akun @AtmadiPriy92399 di kolom komentar.
"Masya allah... You are the best in our country, NKRI," puji warganet tersebut.
Dukungan moral agar Anies tetap memegang teguh prinsip kebenaran disampaikan oleh akun @GHafiz0888.
"Tetaplah selalu ISTIQOMAH menjaga INTEGRITAS dan KEWARASAN.." ungkapnya.
Namun, kritik tajam dan perbandingan kinerja kepemimpinan daerah dilontarkan oleh akun @alka_rizal82994.
"Hnya KDM yg pantas presiden.. Kdm sudah membuktikan di jabar, sdangkan anis tidak bisa mengerjakan nya di jakarta... Lem aibon, bambu getah getih," tudingnya.
Tudingan mengenai motif narasi politik pasca kontestasi pemilu dilontarkan oleh pemilik akun @WilliamConna.
"Kalah Pilpres kerjanya hanya menghasut," sindirnya.
Pujian atas kejelian analisis tulisan justru disampaikan oleh pemilik akun @Mas_boet.
"Bang Anies cerdasnya jgn kebangetan," tulusnya.
Kekaguman atas bobot materi opini hukum tersebut diuraikan secara rinci oleh akun @Ochi_Queen09_1.
"Siap menyimak, Abah... Tulisan yang sangat berbobot dan kritis mengenai kondisi hukum kita saat ini Bangsa ini memang butuh pemimpin yang punya kedalaman berpikir dan paham esensi kepastian hukum seperti Abah Sehat selalu, Abah Anies! Kami menunggu di 2029," terangnya.
Sikap acuh tak acuh ditunjukkan oleh akun @IksanMuhardi melalui respons singkat.
"males," tulisnya.
Sindiran berupa tiruan kebiasaan pimpinan negara saat merespons isu kebocoran diungkit oleh akun @Helmank4.
"BOCOR BOCOOOR BOCOOOOUUUR Praaak meja di gebrak," selorohnya.
Sanjungan atas gagasan yang dituangkan kembali mengalir dari pemilik akun @M4sS4i.
"Mantap pak Anies Baswedan..." apresiasinya.
Kekhawatiran akan adanya pihak yang tersindir oleh kritik hukum tersebut diutarakan oleh akun @Rofii01926784.
"Nanti ada yg kebakaran bijinya pak," cetusnya.
Di sisi lain, usulan drastis mengenai perubahan nama negara diajukan oleh pemilik akun @trump_kingkong.
"Pak Prabowo Gibran dan DPR-MPR RI tolong segera gelar referendum untuk ganti nama Indonesia menjadi Nusantara, bukan nama Ibukotanya, nama ibukota wajib Nusantara Jaya. Nama Indonesia membawa perpecahan dan ketidakmampuan," usulnya.
Rangkaian tanggapan warganet atas tulisan opini tersebut ditutup dengan komentar singkat dari akun @bowie8407.
"Sampah," tulisnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
— ꦏꦺꦴꦏꦺ (@black_k00k33) August 9, 2026