Berita, Nasional

Usai Setahun, KPK Masih Penyelidikan Dugaan Korupsi Proyek Whoosh, Publik Didesak Sabar?

Repelita.id

04 May 2026 23:18 WIB

Usai Setahun, KPK Masih Penyelidikan Dugaan Korupsi Proyek Whoosh, Publik Didesak Sabar?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyampaikan perkembangan penanganan dugaan perkara proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh yang hingga kini masih berada pada tahap penyelidikan meskipun prosesnya telah berjalan lebih dari satu tahun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa status penyelidikan membuat informasi yang dapat disampaikan ke publik masih sangat terbatas.

ADVERTISEMENT

Meskipun demikian ia memastikan bahwa penanganan kasus strategis ini tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Masih terus berproses. Informasinya masih bersifat tertutup,” ujar Budi di Gedung KPK, Jakarta, pada Senin (4/5/2026).

Menanggapi sorotan publik terkait durasi penanganan perkara yang dinilai lama, Budi menyebut hal itu berkaitan dengan manajemen penanganan perkara di internal lembaga.

Ia menjelaskan bahwa KPK saat ini sedang menangani banyak perkara dalam waktu yang bersamaan.

Lembaga antirasuah juga masih sibuk dengan kegiatan operasi tangkap tangan di sejumlah daerah yang terus berlangsung.

“Ini manajemen penanganan perkara saja,” kata Budi merespons kritik publik.

Terkait kemungkinan peningkatan status perkara Whoosh ke tahap penyidikan, KPK belum memberikan kepastian apapun.

Lembaga masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari hasil penyelidikan yang sedang berjalan.

Budi menegaskan bahwa proses yang berjalan saat ini masih terus dilakukan oleh tim penyelidik di lapangan.

“Nanti kita lihat perkembangannya,” katanya singkat.

Sebelumnya KPK telah membuka penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh sejak awal tahun 2025.

Dengan demikian proses penyelidikan perkara tersebut telah berjalan lebih dari satu tahun hingga saat ini tanpa kepastian status.

Proyek strategis nasional ini menjadi sorotan tajam karena melibatkan nilai investasi yang sangat besar.

Proyek ini juga mengalami sejumlah penyesuaian biaya atau cost overrun dalam proses pembangunannya.

KPK menyatakan tengah menelusuri berbagai aspek dalam proyek tersebut termasuk proses penganggaran hingga pelaksanaan di lapangan.

Namun hingga kini lembaga antirasuah itu belum mengumumkan pihak-pihak yang diduga terlibat.

Ketidakjelasan status perkara ini menjadi penyebab karena kasus masih berada pada tahap penyelidikan yang tertutup untuk publik.

Publik pun kini menanti apakah KPK akan segera meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan atau justru menghentikannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung