Berita, Nasional

Unhas Bantah Isu Militerisme dan Pembajakan PKKMB FIB Oleh Pangdam Hasanuddin

Repelita.id

13 August 2026 19:35 WIB

Unhas Bantah Isu Militerisme dan Pembajakan PKKMB FIB Oleh Pangdam Hasanuddin
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Isu liar terkait tuduhan pembajakan agenda Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin di GOR JK Arenatorium dibantah keras oleh manajemen kampus.

Pihak rektorat menegaskan kabar burung tersebut merupakan bentuk pemelintiran fakta serta disinformasi sengaja yang dilancarkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

Kepala Sub Direktorat Humas dan Dokumentasi Unhas Ishaq Rahman menjelaskan bahwa pelibatan unsur pimpinan Pemda, TNI, hingga Polri merupakan agenda rutin tahunan perserikatan.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko sejatinya dijadwalkan mengisi materi wawasan kebangsaan serta bela negara pada pembukaan acara, Minggu (11/8/2026).

Kendala agenda membuat kehadiran perwira tinggi militer tersebut baru terealisasi pada hari berikutnya, Senin (12/8/2026).

“Pada tanggal tersebut, rangkaian PKKMB Unhas telah memasuki agenda tingkat fakultas. Dari seluruh fakultas di Unhas, FIB dipilih sebagai lokasi kunjungan karena memiliki jumlah mahasiswa baru terbesar kedua. Selain itu, FIB juga melaksanakan PKKMB tingkat fakultas di GOR JK Arenatorium, dimana kondisi ruangan sangat memungkinkan untuk kehadiran Pangdam dan rombongan,” jelas Ishaq.

Pengelola kampus turut menepis tudingan bahwa panitia pelaksana tidak mengetahui rencana kedatangan jajaran Kodam.

Kunjungan pejabat pertahanan daerah tersebut diklaim telah dikoordinasikan secara matang sejak awal.

“Kegiatan bersama Pangdam Hasanuddin tersebut berlangsung kurang lebih satu jam dan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Mayjen Bangun Nawoko membawakan materi yang memotivasi mahasiswa dengan gaya patriotik dan penuh semangat. Juga dibuka ruang dialog dan diskusi. Sama sekali tidak ada tindakan bentakan maupun kekerasan verbal kepada mahasiswa baru. Materi dan dialog berakhir pukul 17.10 WITA,” ungkap Ishaq.

Mengenai insiden tumbangnya salah satu peserta di tengah pemaparan materi, hal itu murni disebabkan faktor kelelahan fisik.

“Memang ada mahasiswa yang kurang sehat karena kondisi yang kurang fit, mengingat kegiatan PKKMB fakultas dimulai sejak pukul 08.00 pagi. Kejadian seperti ini lumrah ditemui dalam setiap kegiatan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar. Itulah sebabnya panitia selalu siap dengan Tim Medis,” jelas Ishaq.

Kabar bohong mengenai penutupan paksa akses keluar masuk gedung oleh personel berseragam juga diluruskan oleh pihak kampus.

“Begitu juga narasi yang menyebutkan bahwa pintu GOR di tutup dan dijaga oleh aparat merupakan hoax. Saat kedatangan Pangdam XIV/Hasanuddin beliau didampingi oleh beberapa personil pengamanan. Dari pengalaman selama ini, kunjungan Pangdam XIV sebagai petinggi militer di daerah selalu didampingi oleh personil pengamanan. Personil TNI yang mendampingi Pangdam tidak melakukan intervensi terhadap pelaksanaan PKKMB,” tambahnya.

Manajemen Unhas secara tegas menolak klaim yang mengaitkan kehadiran perwira TNI sebagai bentuk intimidasi militerisme di lingkungan akademis.

Pihak luar dimintai untuk menghentikan manuver adu domba yang berupaya merusak hubungan baik antara institusi pendidikan dan pertahanan negara.

Sinergi antara perguruan tinggi dan militer ditegaskan tetap berlanjut guna memupuk rasa nasionalisme serta kebangsaan para generasi muda.

Dalam rekaman video yang beredar luas, Pangdam sempat meminta para peserta untuk mengarahkan fokus saat pemaparan berlangsung.

“Saya mengajak coba konsentrasi ke sini. Di kelompok sini tidak konsentrasi, ke sini konsentrasi. Lihat saya sini,” ucap Pangdam di PKKMB FIB Unhas. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung