Berita, Timur Tengah

Trump Nyatakan Perang dengan Iran Sudah Berakhir, Blokade Selat Hormuz Masih Berlanjut

Repelita.id

15 April 2026 14:22 WIB

Trump Nyatakan Perang dengan Iran Sudah Berakhir, Blokade Selat Hormuz Masih Berlanjut
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa perang dengan Iran sudah berakhir dalam wawancara yang dilakukan bersama Fox News.

Pernyataan tersebut disampaikan secara singkat namun langsung memicu perhatian dunia.

ADVERTISEMENT

Meski demikian ketegangan di lapangan masih terasa di Selat Hormuz di mana blokade militer Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran memasuki tahap penegakan ketat.

Beberapa kapal dagang terpaksa mundur setelah mendapat perintah dari pasukan Amerika sementara satu kapal tanker sempat mengubah arah sebelum melanjutkan perjalanan di perairan yang diawasi ketat.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar apakah konflik benar-benar telah usai ketika elemen-elemen perang masih berlangsung di laut.

Trump juga membuka peluang negosiasi lanjutan dengan Iran yang bisa terlaksana dalam waktu dekat.

Ia menyebut Islamabad sebagai lokasi potensial untuk pertemuan berikutnya guna melanjutkan upaya diplomasi yang sempat mandek.

Sinyal positif serupa datang dari pejabat di kawasan Teluk dan Pakistan yang menyatakan pertemuan delegasi kedua negara tinggal menunggu waktu yang tepat.

Di pihak lain Teheran tetap menyuarakan penolakan keras terhadap blokade laut yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap keamanan nasional.

Ancaman balasan dari Iran terus menggantung sementara gencatan senjata yang rapuh semakin mendekati batas waktu.

Tidak ada kepastian apa yang akan terjadi setelah masa tersebut berakhir.

Di luar arena militer tekanan ekonomi Amerika Serikat juga semakin diperketat melalui Departemen Keuangan yang membatasi akses keuangan Iran dan mengancam sanksi bagi lembaga internasional yang masih berhubungan dengan Teheran.

Ini menandakan pergeseran konflik dari medan pertempuran menjadi perebutan akses terhadap minyak uang dan pengaruh regional.

Sementara itu Presiden China Xi Jinping menekankan pentingnya prinsip hidup berdampingan serta penghormatan terhadap kedaulatan dan hukum internasional dalam pertemuan dengan pemimpin Timur Tengah.

Perdana Menteri India Narendra Modi pun menyoroti kebutuhan menjaga Selat Hormuz tetap terbuka karena jalur tersebut merupakan nadi vital bagi perekonomian global.

Di tengah klaim kemenangan dan realitas lapangan yang masih rumit dunia berada dalam situasi abu-abu.

Pernyataan Trump bahwa perang telah berakhir mungkin menenangkan sebagian pihak namun fakta di lapangan menunjukkan hal yang lebih kompleks.

Konflik mungkin telah berganti wujud dari aksi militer menjadi tarik ulur kepentingan yang lebih senyap namun tetap berbahaya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung