Repelita [Jakarta] - Thomas Trikasih Lembong menyoroti efektivitas program pemerintah saat ini yang dinilainya kurang memberikan dampak langsung bagi stabilitas ekonomi nasional.
Mantan Menteri Perdagangan tersebut secara khusus mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap berorientasi terlalu jauh ke depan.
ADVERTISEMENT
"Jadi satu tantangan yang kita hadapi, terlalu banyak program pemerintah saat ini ya, itu tujuannya adalah peningkatan produktivitas jangka panjang. Misalnya nutrisi. (MBG) antara lain," kata Tom, Kamis, 18 Juni 2026.
Tom menjelaskan bahwa urgensi ekonomi saat ini menuntut solusi yang bersifat segera, bukan hasil yang baru terasa dalam satu dekade mendatang.
Ia pun membandingkan potret utang negara saat ini dengan era krisis 1997-1998, di mana beban utang pemerintah jauh lebih besar di masa sekarang.
Menurutnya, porsi utang BUMN yang membengkak justru sering digunakan untuk membiayai kegiatan yang minim dampak langsung bagi denyut perekonomian rakyat.
Selain itu, ia menyoroti kemerosotan profesionalisme di jajaran eksekutif, legislatif, hingga yudikatif dibandingkan era masa lalu yang dinilai lebih teratur.
"Sementara itu sekarang (eksekutif dan legislatif) jauh lebih bebas, mohon maaf kalau saya pakai kata liar ya, lebih tidak teratur gitu ya. Ada penurunan profesionalisme di berbagai cabang pemerintahan, mulai dari eksekutif sampai legislatif sampai yudikatif, yang tahun 1997, 1998 itu beda banget. Beda banget," tegasnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok