Berita, Internasional

Tolak Dijadikan Kambing Hitam Pemilu AS, Presiden Meksiko Skakmat Marco Rubio

Repelita.id

12 September 2026 21:41 WIB

Tolak Dijadikan Kambing Hitam Pemilu AS, Presiden Meksiko Skakmat Marco Rubio
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pemimpin tertinggi pemerintahan Meksiko, Presiden Claudia Sheinbaum, melontarkan kecaman keras terhadap tindakan para tokoh politik Amerika Serikat yang kerap menjadikan wilayah kedaulatannya sebagai sasaran empuk kepentingan elektoral.

Secara terbuka, ia menyatakan keberatan atas sikap Washington yang terus-menerus mendompleng isu kenegaraan tetangga tersebut menjelang perhelatan pemilihan umum sela yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November tahun 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

Seperti yang selalu kami katakan, Meksiko bukanlah piñata bagi siapa pun, ucap Sheinbaum dalam sesi jumpa pers harian di Istana Nasional yang terletak di kota Mexico City pada hari Kamis tanggal 10 September tahun 2026.

Beliau menekankan bahwa kehormatan bangsanya harus dijunjung tinggi tanpa harus terseret ke dalam pusaran perebutan pengaruh politik domestik yang sedang berkecamuk di negara adidaya tersebut.

Meksiko harus dihormati, kami tidak mencampuri urusan pemilu mereka, dan mereka pun tidak boleh memanfaatkan Meksiko dalam pemilu mereka, tegas Presiden perempuan pertama Meksiko itu di hadapan para awak media.

Kritik tajam tersebut disampaikan secara khusus untuk menanggapi komentar miring yang belum lama ini diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio terkait kondisi keamanan perbatasan.

Pejabat tinggi Washington itu sebelumnya melontarkan klaim kontroversial yang menuding berbagai sindikat kartel kejahatan terorganisasi telah mengendalikan wilayah yang amat luas di teritori Meksiko.

Sindiran telak tersebut dinilai oleh pihak istana kepresidenan Meksiko tidak lebih dari sekadar strategi murahan demi mendulang simpati publik serta meraup suara dalam kontestasi politik antarbangsa.

Bagi pemerintah setempat, segala tuduhan tak berdasar itu sengaja dihembuskan agar publik negeri Paman Sam mengalihkan perhatian dari kegagalan para elite politik dalam mengurus urusan dalam negeri.

Meksiko tidak boleh dijadikan bagian dari kampanye pemilu AS, ujar beliau menegaskan posisi tegas negaranya yang menolak tunduk pada tekanan pihak luar.

Alih-alih mengurusi persoalan kedaulatan negara tetangga, pemerintah Meksiko balik mendesak para pembuat kebijakan di Washington agar segera merapikan berbagai kekacauan sosial di rumah tangga mereka sendiri.

Kepala negara tersebut secara blak-blakan menyoroti dua masalah krusial yang hingga detik ini masih gagal diatasi oleh pemerintah Amerika Serikat secara komprehensif di wilayah domestik mereka.

Persoalan pertama yang disoroti adalah tingginya tingkat ketergantungan serta krisis kecanduan zat terlarang yang kian menggerogoti mental sebagian besar warga sipil di berbagai kota besar Amerika Serikat.

Sementara itu, permasalahan kedua berkaitan langsung dengan longgarnya pengawasan perbatasan yang menyebabkan jutaan pucuk senjata api ilegal leluasa diselundupkan masuk ke wilayah Meksiko setiap tahunnya.

Arus masuk persenjataan gelap asal negeri Paman Sam itulah yang selama ini justru menjadi bahan bakar utama bagi pergerakan brutal kelompok kartel narkoba di dalam negeri Meksiko.

Melalui penyataan terbuka ini, pemerintah Meksiko berupaya mengirimkan sinyal kuat bahwa kedaulatan nasional mereka tidak bisa dibeli maupun dijadikan alat tawar dalam percaturan politik global.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung