Berita, Nasional

Teddy Indra Wijaya Klaim 96 Juta Rakyat Percaya Prabowo

Repelita.id

13 April 2026 23:12 WIB

Teddy Indra Wijaya Klaim 96 Juta Rakyat Percaya Prabowo
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai inflasi pengamat, yakni maraknya individu yang melontarkan analisis lintas bidang tanpa kompetensi memadai dan data yang selaras dengan fakta.

"Sekarang ini, ada satu fenomena. Apa itu? Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi, banyak sekali pengamat. Ada pengamat beras, tapi dia background-nya bukan di situ. Ada pengamat militer, ada pengamat luar negeri. Dan pengamat-pengamat itu, datanya tidak sesuai fakta. Datanya keliru," kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Teddy, fenomena tersebut telah berlangsung sejak sebelum Prabowo Subianto menjabat sebagai presiden, dengan tujuan memengaruhi opini publik.

"Dari sebagian besar, pengamat-pengamat itu adalah pengamat-pengamat yang sejak dulu sudah berusaha memengaruhi warga, membentuk opini publik. Bahkan sejak Pak Prabowo belum menjadi presiden. Jadi pengamat-pengamat itu sudah memengaruhi warga," ucapnya.

Meski demikian, Teddy menekankan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah tetap tinggi, dengan mengklaim lebih dari 96 juta warga percaya kepada Presiden Prabowo.

"Tapi faktanya apa? Faktanya, lebih dari 96 juta warga lebih percaya Pak Prabowo. Tidak percaya mereka. Nah, itu adalah bukti nyata kepercayaan publik. Bukan suatu asumsi," tegas Teddy.

Teddy menegaskan pemerintah tidak anti terhadap kritik, namun mengingatkan agar kritik tidak menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.

"Jadi, saya kira boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, silakan beri kritik. Tapi jangan sampai kita memberi statement yang mengarah pada kecemasan. Membuat orang cemas terhadap negeri ini. Semuanya stabil, semuanya terkendali," pungkasnya.

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung