Repelita Jakarta - Aksi demonstrasi yang digelar oleh puluhan orang dari kelompok Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak di depan kediaman pribadi Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo di Solo mendadak viral di media sosial.
Gelombang unjuk rasa yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 10 September 2026 tersebut diwarnai dengan pembentangan berbagai poster kritikan pedas hingga memancing perhatian luas warganet di platform X.
ADVERTISEMENT
Menanggapi aksi tersebut, Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia Dian Sandi Utama melontarkan tanggapan kritis terhadap narasi yang terpampang pada salah satu poster bawaan massa yang menyebut sang mantan kepala negara sebagai perusak partai politik tertentu.
Melalui unggahan informasi yang beredar pada hari Jumat tanggal 11 September 2026, politisi tersebut mempertanyakan dasar argumen dari tudingan miring tersebut dengan merujuk pada kekuatan politik di parlemen.
"Ada masa yang demo depan rumah Pak J di Solo," ujar Dian Sandi Utama menyoroti aksi unjuk rasa tersebut.
"PDIP masih berdiri sebagai Parpol dengan kursi Senayan terbanyak, kok mereka tulis Jokowi perusak PDIP," tukasnya mempertanyakan logika di balik poster tersebut.
Ia bahkan kembali menegaskan keheranannya dengan melontarkan pertanyaan terbuka terkait kondisi internal partai berlambang banteng moncong putih itu di tengah derasnya arus kritik massa.
"Emang udah rusak?," tandasnya bernada heran menanggapi klaim para demonstran.
Sebelumnya, massa aksi yang dipimpin oleh Bangun Sutoto sempat mendatangi kawasan Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, untuk menyerahkan surat peringatan serta plakat khusus.
Kendati situasi di lokasi sempat memanas akibat gesekan dengan kelompok pendukung, aparat keamanan bergerak cepat mengendalikan keadaan sehingga unjuk rasa tetap berjalan kondusif. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok